USDA Resmi Larang Penjualan Biskuit dan Permen di Sekolah

USDA Resmi Larang Penjualan Biskuit dan Permen di Sekolah

Dyah Oktabriawatie Waluyani - detikFood
Senin, 04 Feb 2013 10:56 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Beberapa minggu lalu USDA (United States Department of Agriculture) belum menentukan aturan baru mengenai standar camilan di sekolah. Namun pada hari Jumat kemarin, aturan tersebut secara resmi dikeluarkan. Peraturan ini berlaku untuk seluruh sekolah di Amerika mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Untuk pertama kalinya pemerintah Amerika mengusulkan standar baru mengenai camilan di sekolah. Hal ini bertujuan untuk memastikan semua makanan yang dijual jadi lebih menyehatkan. Perubahan aturan ini meliputi pelarangan penjualan permen, minuman berenergi dan makanan berminyak.

Makanan kemasan seperti cookies (biskuit) yang banyak dijual pada mesin makanan, juga mulai dilarang penjualannya. Pemerintahpun mengusulkan untuk menggantinya dengan keripik panggang dan minuman rendah kalori. Sedangkan untuk menu makan siang bisa menyajikan pizza sayuran, hamburger rendah lemak, segelas yogurt dan buah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semua makanan tersebut harus mengandung kalori kurang dari 200 kalori. Untuk minumannya seperti jus buah dan jus sayuran haruslah mengandung 100 persen buah asli. Minuman berenergi masih boleh dijual asalkan rendah kalori dan sedikit soda.

Peraturan baru ini diberlakukan sesuai dengan hukum gizi anak yang telah disahkan dalam kongres kesehatan tahun 2010, dengan tujuan untuk memerangi obesitas. Sayangnya meskipun banyak sekolah yang mulai melakukan perbaikan menu, tetapi masih ada yang menjual makanan tinggi lemak dan kalori pada mesin makanan.

Standar yang berlaku saat ini juga bertujuan untuk mengatur kandungan gizi sarapan dan makan siang di sekolah yang disubsidi oleh pemerintah federal. Namun standar penjualan makanan melalui mesin makanan di luar sekolah belum sepenuhnya diatur oleh pemerintah federal.

β€œOrang tua dan guru dapat bekerja keras untuk menanamkan kebiasaan konsumsi makanan sehat pada anak-anak, dan upaya ini harus selalu didukung.” kata Menteri Pertanian Amerika, Tom Vilsack, saat ditemui HuffingtonPost (01/02) lalu.

(dyh/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads