IRN 2013, Bentuk Dukungan Indofood pada Riset Pangan

IRN 2013, Bentuk Dukungan Indofood pada Riset Pangan

Dyah Oktabriawatie Waluyani - detikFood
Jumat, 01 Feb 2013 15:00 WIB
Foto: detikFood
Jakarta - Sejak tahun 2006 secara rutin Indofood Riset Nugraha (IRN) diselenggarakan. Tahun inipun kembali digelar dengan mengusung tema yang berbeda. Program penghargaan bagi peneliti unggul ini diharapkan dapat bermanfaat untuk para ilmuan di perguruan tinggi.

Krisis pangan yang dialami Indonesia sejak lama sudah menjadi persoalan penting. Dukungan penuh dari pemerintah, kalangan industri juga masyarakat dapat membantu mengatasinya. Karena itulah Indofood selaku industri pangan mendukung penuh riset pangan di Indonesia.

Indofood Riset Nugraha (IRN) merupakan salah satu program CSR (Corporate Social Responsibility) yang secara rutin digelar setiap tahun. Program penghargaan ini akan diberikan kepada peneliti unggul di bidang penganekaragaman pangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti tahun sebelumnya pemberian bantuan dana riset pangan ini ditujukan kepada kalangan mahasiswa S-1 juga kelompok dosen di Perguruan Tinggi. Ada empat topik berbeda yang akan di usung IRN tahun 2013-2014, yaitu Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Bidang Budaya Pertanian juga Bidang Peternakan.

Salah satu program CSR ini adalah wujud kepedulian Indofood terhadap ketahan pangan di Indonesia. Karena itulah 10 jenis komoditi pangan akan fokus untuk diteliti, yakni gandum, jagung, ubi jalar, pisang, singkong, kelapa sawit, garut, kentang, kedelai dan susu.

β€œYang terpenting saat ini adalah sumber daya manusianya, karena kontribusi ketahanan pangan itu ada di tangan peneliti. Karenanya menumbuhkan para peneliti yang baik. Indofood menjadi salah satu dari bagian ini, karena itulah mengapa diadakan Indofood Riset Nugraha.” tutur F. Welirang selaku Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk.

Untuk mengikuti program IRN 2013-2014, pihak Indofoodpun telah mensosialisasikan ke beberapa Universitas di Indonesia. Tentunya para peneliti unggul dan handal yang akan berkesempatan dengan mendapatkan bantuan dana riset pangan ini.

β€œProgram ini harus mempersiapakan peneliti yang handal. Menilai seorang peneliti tidak hanya dari ilmunya tapi juga dari kejujurannya. Seluruh proposal pengajuan penelitian juga diperiksa satu demi satu dengan teliti.” imbuh Prof. Dr. FG Winarno, Ketua Tim Pakar IRN.

β€œBagi Indofood program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan khususnya di bidang Building Human Capital.” tambah Welirang.

(dyh/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads