Bisnis Makanan Online Pun Tersendat Akibat Banjir

- detikFood Jumat, 18 Jan 2013 20:00 WIB
Foto: detikfood Foto: detikfood
Jakarta - Bisnis makanan online melayani pesan antar. Seharusnya di saat banyak orang tak bisa keluar rumah mereka kebanjiran order. Ternyata banyaknya order tak serta merta bisa langsung dilayani mengingat kondisi jalanan. Inilah yang dialami oleh lima usaha bisnis makanan online!

Bisnis makanan online bergantung pada kurir untuk mengantar pesanan para pelanggan. Namun, akibat terputusnya akses beberapa titik di Jakarta dan sekitarnya karena banjir, sebagian bisnis makanan online terpaksa meliburkan usahanya untuk sementara. Salah satunya adalah Nasi Ayam Jagoan.

Glenn, pemilik usaha nasi hainan ini, mengaku pesanan yang ia terima bertambah di musim hujan ini. Sayang, ia tak bisa memenuhinya. Pasalnya, ia tak bisa memastikan lama waktu pengantaran karena kurirnya mengendarai motor. Sebenarnya, markas Nasi Ayam Jagoan di Apartemen Rasuna tak terkena banjir, hanya akses menuju lokasi pengantaran yang terendam air.

Menurut Glenn, stok bahan-bahan makanannya tidak terlalu terganggu akibat hujan yang turun terus menerus. “Paling ayam, yang harus diantar setiap hari,” ujarnya saat dihubungi Detikfood lewat telepon (18/01/13). Namun, ia terpaksa menghentikan pesanan maupun pengantaran sejak kemarin (17/01/13) sampai Senin (21/01/13), hingga situasi kembali normal.

Cynthia Lamusu, artis sekaligus pemilik Dapur Mama Thia, pun merasakan dampak banjir terhadap bisnisnya. Kemarin, dua pesanan di daerah Sudirman terpaksa dibatalkan karena banjir yang cukup parah. Ia hanya mengantarkan ke daerah yang terbebas dari genangan air.


Cynthia mengeluhkan harga cabai rawit yang naik karena cuaca buruk, sementara menunya banyak menggunakan cabai. “Yah, itulah risiko jual makanan. Kayak kemarin, harga daging sempat tinggi sekali,” katanya kepada Detikfood. Meski demikian, untuk saat ini ia tak menaikkan harga.

Untuk saat ini, pesanan nasi kepal di Dapur Mama Thia masih stabil. Hari ini pesanan juga sudah diantar seperti biasa. Namun, khusus besok, Cynthia tak menerima pesanan karena ia dan timnya akan melakukan bakti sosial ke tiga titik banjir di Jakarta.


Bagaimana dengan pesanan homemade cake, seperti Mini Love Bites  milik Venita Daben? Ternyata, banjir parah yang kemarin melanda ibukota menyebabkan beberapa pesanan ditunda untuk minggu depan. Akhirnya, cake yang siap diantarpun terpaksa dijual sebagai ready stock.

“Ya rugi. Tapi karena ini force majeur dan mereka sudah bayar, mereka minta ditunda untuk minggu depan,” ujarnya saat ditelepon Detikfood.

Sementara itu, Oki dari Rendang William Wongso mengatakan bahwa banjir berpengaruh pada stok daging. “Untuk daging agak susah, tapi kalau bumbu masih banyak,” katanya. Untungnya pesanan juga sedang sepi, jadi masih bisa ditangani dan bisnis ini dapat beroperasi seperti biasa.

Nasi Bogana Delivery juga mengaku usahanya masih berjalan seperti biasa. “Kami tanya aksesnya dulu (menuju lokasi pengantaran), memungkinkan (dilewati) atau tidak. Kalau banjir seperti di Sudirman dan Thamrin, terpaksa kami batalkan,” ujar Anis dari Nasi Bogana Delivery.

Berlokasi di daerah Cilandak yang tak terkena banjir, Anis mengaku pesanan dari Jakarta Selatan dan pinggiran Jakarta masih normal. “Hanya dari daerah Thamrin yang berkurang,” katanya. Suplai bahan-bahan makananpun masih terjaga karena mereka berlangganan supplier di Jakarta Selatan dan dari hipermarket besar.





(fit/odi)
Galeri Foto
Video