Per 1 Oktober 2012, McDonald's Jepang meniadakan daftar menu di meja kasir. Para pelanggan diharapkan melihat menu yang digantung di belakang kasir sebelum mengantri. Jadi, ketika di depan kasir, Anda langsung menyebutkan pesanan dan membayar.
"Dengan menghilangkan menu dari meja kasir, proses pemesanan akan berjalan lebih cepat," ujar juru bicara McDonald's Jepang, seperti dikutip dari Rocket News 24 (18/10/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut para konsumen, menu yang terpajang di belakang kasir lebih banyak berupa paket, bukan menu satuan. "Tampaknya para staf akan merekomendasikan paket paling mahal kepada pelanggannya yang tampak kebingungan," seseorang berkomentar di jejaring sosial.
Pelanggan lainnya juga berkomentar sinis. "'Silakan datang saat Anda sudah hafal semua menu kami!' LOL," tulis orang tersebut. Mereka rata-rata mengemukakan kebingungan dan kecurigaan. Namun, adapula yang memberi saran membangun. "Cara yang lebih baik untuk mempercepat pemesanan adalah dengan menambah staf dan mesin kasir," katanya.
Rata-rata restoran cepat saji di Tokyo, Jepang, beroperasi di gedung sempit. Hal ini dikarenakan ruang yang terbatas dan harga tanah yang sangat mahal. Bahkan, meja kasirnya bisa jadi hanya berjarak 1,8 meter dari pintu masuk menuju jalanan yang sibuk, terutama di Shinjuku dan Shibuya. Sejak menu di meja kasir dihapuskan, kerumunan orang di depan meja kasir menjadi berkurang.
Namun, nampaknya warga Jepang masih tak terbiasa melihat menu yang tergantung di atas. Untuk itu, McDonald's memberikan daftar menu kecil di meja kasir jika diminta. Karena terlalu banyak yang meminta, dan para staf terlalu sibuk untuk melayani satu persatu, beberapa gerai di Shinjuku dilaporkan mengembalikan menu ke atas meja kasir.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN