Restoran Ini Tidak Lagi Menyediakan Garam Tambahan

Restoran Ini Tidak Lagi Menyediakan Garam Tambahan

- detikFood
Sabtu, 25 Agu 2012 10:53 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Botol garam dan merica atau salt and pepper shaker selalu tersedia di setiap meja di banyak restoran. Meskipun sedikit tambahan garam yang menjadi kebiasaan orang saat makan di restoran ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Khawatir akan kondisi kesehatan para pelanggannya, restoran Boston Market mengikuti gerakan untuk mengurangi asupan sodium. USA Today melaporkan restoran yang memiliki 476 cabang ini tidak akan menaruh wadah garam tambahan lagi di atas meja.

Boston Market membuat pernyataan bahwa garam tambahan hanya akan disediakan di bagian bumbu. Mereka secara langsung meminta pelanggan untuk mencicipi makanan dahulu sebelum menambahkan garam lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, mereka juga menyebutkan pada tahun 2014 penambahan garam akan dikurangi dalam beberapa hidangan khas restoran ini seperti mashed potatoes, macaroni dan keju, dan rotisserie chicken.

Untuk hidangan khas, sodium akan dikurangi hingga 20% dan untuk menu lainnya sebesar 15%.

Menurut LA Times, tahun lalu beberapa restoran jadi bahan pembicaraan karena melakukan gerakan mengurangi sodium dalam bahan makanan menu mereka. Seperti, roti hamburger Carl’s Jr.’s, saus El Torit, dan seluruh menu Taco Bell telah dilakukanpengurangan sodium.

Mayo Clinic melaporkan, tubuh memang membutuhkan garam supaya bisa berfungsi. Namun, ada kecenderungan mengonsumsi garam berlebihterutama dari makanan yang sudah diproses. Konsumsi garam berlebihan bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti sakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi.

Sodium yang harus dikonsumsi per hari adalah 2.300 milligram/2,3 gram. Tetapi, pemerintah Amerika menyarankan tingkat konsumsi yang lebih rendah terlebih bagi orang yang berusia lebih dari 50 tahun, penderita darah tinggi, atau sakit ginjal. Mereka disarankan hanya mengonsumsi 1.500 miligram/1.5 gram sodium sehari.

(flo/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads