Harga Paha Ayam Semakin Mahal di Amerika

Harga Paha Ayam Semakin Mahal di Amerika

Dyah Oktabriawatie Waluyani - detikFood
Jumat, 04 Mei 2012 10:00 WIB
Foto: khanapakana.com
Jakarta - Bagian ayam ini teksturnya lembut dan empuk. Dilapisi dengan lemak sehingga rasanya lebih gurih. Meskipun lebih berlemak tetapi rasanya yang gurih membuat orang menyukainya. Penggemar paha ayam di Amerika perlu membayar lebih karena harganya mulai naik.

Daging bagian paha atau dikenal dengan sebutan drum stick ini banyak disukai oleh warga Amerika. Meskipun banyak mengandung lemak dan mahal, peminatnya sangat banyak dibandingkan dengan daging bagian dada. Industri unggas menyadari harga paha ayam yang mahal itu bisa disebabkan oleh kurangnya jumlah pasokan.

Selain mudah diolah daging ini juga memiliki sedikit tulang. Daginganya yang lembut sangat mudah meresap bumbu hingga ke dalam serat daging. Karena hal itu banyak orang yang lebih memilih daging bagian paha dibandingkan dengan bagian lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut U.S. Department of Agriculture, rata-rata harga daging ayam bagian paha sekitar $ 1,33 atau Rp. 11.970 per 100 gram pada bulan Maret. Namun harganya naik hingga 15 persen dari tahun sebelumnya jika dibandingkan dengan daging ayam bagian dada.

Konsumen merasa lebih banyak mengeluarkan uang untuk membeli paha ayam. Saat ini di Amerika perusahaan-perusahaan lebih inovatof untuk membuat produk baru olahan daging ayam seperti sosis. Meskipun ketertarikan konsumen terhadap paha ayam belum menurun.

"Saya pikir ketertarikan orang pada paha ayam akan berkurang setelah perusahaan makanan membuat inovasi dengan mencampurkan daging ayam pada masakan, seperti topping pizza dan sosis." ungkap Tom Stone, direktur Bell & Evans Chicken, di Meksiko.

(dyh/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads