Daging sapi merupakan salah satu kebutuhan pokok. Untuk memenuhi kebutuhan, beberapa perusahaan pun melakukan impor daging. Tahun lalu industri besar daging sapi di Amerika Serikat telah mengekspor daging sapi senilai Rp. 48,6 trilyun.
Ekspor daging Amerikan yang dilakukan sejak tahun 2003, dikirimkan ke negara Asia. Pada tahun lalu sebanyak 14 persen daging sapi yang di produksi Amerika Serikat dikirim keluar negeri. Hingga kini pengiriman telah meningkat sebanyak 20 persen. Berikut beberapa negara yang memasok daging dari Amerika Serikat.
Kanada
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meksiko
Import daging sebanyak 256.938 ton ditahun 2011, meningkat sebanyak 4 persen dari tahun sebelumnya. Meksiko juga akan terus menerima impor daging tanpa adanya ketakutan akan penyakit sapi gila, karena mereka yakin keamanan pangan di Amerika dijaga ketat.
Jepang
Di tahun 2011, import daging meningkat 27 persen atau sebanyak 158.646 ton daging. Untuk melindungi konsumennya dari penyakit sapi gila, Jepang membatasi import daging sapi dari Amerika.
Korea Selatan
Impor daging sebanyak 154.019 ton, meningkat ditahun lalu sebanyak 37 persen. Saat merebaknya isu penyakit sapi gila Korea Selatan sempat menutup kerjasamanya impor daging dari Amerika.
Rusia
Tahun 2011 impor daging di Rusia meningkat 27 persen atau sekitar 72.797 ton.
Hongkong
Jumlah daging yang diimpor ditahun 2011 meningkat 27 persen, sebanyak 50.705 juta ton. Daging impor ini juga disebar ke daratan China.
Vietnam
Meningkatnya jumlah impor daging sapi hanya tiga persen. Pada tahun 2011, Vietnam hanya menerima import 44.643 ton daging untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN