Makanan Hampir Kadaluwarsa Dilelang di Amerika

Makanan Hampir Kadaluwarsa Dilelang di Amerika

- detikFood
Selasa, 10 Apr 2012 07:45 WIB
Foto: Alice Hines/Huffington Post
Jakarta -

Krisis ekonomi membuat harga pangan naik, sementara banyak perusahaan gulung tikar. Demi mengisi perut, banyak orang di Amerika Serikat terpaksa membeli makanan yang nyaris kadaluwarsa dan bahkan sudah lewat masa konsumsi.

Sekitar 80 warga Millville, Pennsylvania, Amerika Serikat berkumpul di Colonel Kirk's Auction Gallery. Selama 7 jam, mereka tawar menawar harga bahan makanan. Siapa yang berani membeli dengan harga tertinggi, ialah yang membawa pulang barang tersebut.

Acara ini berbeda dengan pelelangan barang-barang peninggalan artis legendaris, di mana harga akhirnya seringkali tidak masuk akal. Di tempat ini, sebuah merk snack sosis dijual seharga Rp 27,000 per 10 buah. Padahal, di luar sana, per buah dibanderol Rp 24,000.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa yang membuat harga makanan di Colonel Kirk's jauh lebih murah? Penyebabnya adalah 6 digit angka yang tertera mungil di kemasan, biasa disebut tanggal kadaluwarsa. Jangan heran jika di tempat ini Anda menemukan produk makanan yang sudah habis masa konsumsinya sebulan lalu. Meskipun begitu, ada juga kok makanan yang punya waktu seminggu sebelum rasanya berubah.

Selama 4 tahun berdiri, tidak ada yang sakit gara-gara menyantap makanan 'buangan' tersebut. β€œBelum tentu makanan yang kadaluwarsa hari ini sudah tidak enak dikonsumsi keesokan harinya,” tegas Kirk Williams, 53 tahun, pemilik tempat pelelangan ini. Ia yakin bahwa makanan beku dan produk dalam kemasan bisa tahan setahun setelah tanggal yang tercantum.

Memang, beberapa makanan masih aman dikonsumsi setelah tanggalnya lewat. Namun, hal ini hanya berlaku pada makanan beku, kering, kalengan, dll. yang bertuliskan 'best before'. Produk yang cepat busuk seperti roti atau susu pasteurisasi biasanya mencantumkan tanggal 'use by' dan tidak boleh dikonsumsi setelah masa simpannya berakhir.

Tanggal 'best before' dicantumkan sebagai informasi masa konsumsi optimal agar rasa dan tekstur makanan tetap terjaga. Namun, bagi para pelanggan, rasa makanan yang mereka beli di Colonel Kirk's tidak banyak berubah.

Kirk memperoleh stok barang dari gudang makanan khusus. Jika pabrik makanan memproduksi lebih banyak daripada yang dikirim ke toko dan restoran, kelebihannya akan dijual ke gudang tersebut dengan harga diskon. Kirk memesan produk-produk yang ia mau lewat website gudang. Pesanan akan diantar dengan truk berpendingin.

Sejak diliput oleh Associated Press pada tahun 2009, usaha Kirk telah menginspirasi munculnya 200 tempat pelelangan makanan baru di seluruh Amerika Serikat. β€œDalam tiga bulan, model bisnis kami sudah diadaptasi di 13 negara bagian,” ujar Kirk kepada Huffington Post.




(odi/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads