Pemakaian Bahan Kemasan Makanan Diawasi Ketat

Pemakaian Bahan Kemasan Makanan Diawasi Ketat

- detikFood
Sabtu, 31 Mar 2012 16:49 WIB
Foto: thepalmbeachtimes.com
Jakarta - Plastik, aluminium foil, dan metal merupakan bahan yang untuk wadah atau pembungkus makanan dan minuman. Biasanya bersentuhan langsung dengan mulut. Karena bisa berdampak buruk, Amerika mulai melakukan pengawasan ketat.

U.S Food and Drug Administration akan memutuskan hasil penelitian terhadap penggunaan bahan kimia pada kemasan atau wadah makanan dan minuman. Penelitian tersebut akan menghubungkan antara zat kimia yang digunakan untuk membuat kemasan dengan resiko penyakit asma dan diabetes. Penelitian ini dilakukan karena anak-anak paling rentan dan mudah terkena efeknya.

Bahan kimia BPA (Bisphenol A) meru[pakan senyawa organik yang tidak mudah larut dalam air. Biasanya digunakan untuk bahan pembuat plastik. Sarah Janssen, seorang ilmuan senior Natural Resources Defense Council menyatakan bahwa bahan kimia aktif seperti BPA tidak baik untuk anak-anak, meskipun beberapa industri kimia mengatakan BPA aman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dilansir huffingtonpost, karena meluasnya penggunaan bahan kimia dalam produk yang dibeli oleh konsumen, sembilan dari sepuluh orang di Amerika telah menelan BPA kedalam tubuh mereka. Penyebab utamanya berasal dari wadah makanan dan minuman.

“Kami sudah bergantung pada keputusan FDA untuk mengevaluasi keamanan BPA, meskipun zat kimia ini sudah benar-benar teruji dan aman untuk makanan sejak 40 tahun yang lalu,” ungkap Steven G. Hentges dari American Chemistry Council.

FDA bisa melarang penggunaan BPA. Misalnya melarang penggunaan BPA pada kemasan produk bayi. Juga pada produk kemasan susu ibu hamil untuk melindungi janin. Selain itu bahan kimia ini juga bisa menyebabkan resiko terkena penyakit jantung. Namun, produk yang tidak berbahan BPA juga belum tentu aman, karena bahan kimia ini hanya beberapa jenis dari banyak bahan yang digunakan sehari-hari.

(Odi/Odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads