Restoran ini terletak di lantai 5 sebuah gedung di Ginza, Jepang. Keluar dari lift, Anda akan disambut oleh pelayan pria dengan panggilan kebangsawanan. Setelah itu, Anda akan dipandu menuju cermin setinggi badan.
Layaknya dongeng Puteri Salju, Anda disarankan mengatakan βcermin cermin di dinding, siapa yang paling cantik di antara semua wanita?β. Kemudian, Anda akan diajak duduk di singgasana berbentuk hati, di mana pramusaji akan memasangkan tiara di kepala Anda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada beberapa ruangan di sini, yaitu area makan utama, ruang private, serta party room. Di tengah area makan utama ada pohon besar yang dililit dengan lampu-lampu kecil. Sangkar burung berwarna pink, burung hantu putih bohongan, serta boneka Jack Skellington (karakter kartun The Nightmare Before Christmas) tergantung di pohon tersebut.
Kepala kijang yang terbuat dari kanvas dipajang di dinding. Sofa pun dilengkapi dengan bantal bergambar rusa. Namun, suasana ala princess lebih terasa di ruang private.
Menu makanannya terdiri dari berbagai sajian kreatif. Tampilan hidangannya pun cantik, misalnya dessert dibuat berbentuk hati. Air putih pun diberi selembar kelopak mawar. Coba 'Salad Rolls of Shrimp and Steam Chicken with Two Sauces Enchanted with Sleeping Beauty's Voice' atau 'Something Cinderella Leaf-Baked Custard of Magic at 12 O'Clock'.
Untuk menikmati kemewahan a la puteri raja, Anda perlu merogoh kocek cukup dalam. Sekali makan, Anda harus mengeluarkan biaya sekitar Rp. 300.000- Rp.550.000,00..
Restoran yang terletak di Ginza ini menargetkan pelanggan wanita berusia 20-30 tahun, kebanyakan berprofesi sebagai sekretaris. Princess Heart beroperasi setiap hari, mulai jam makan siang hingga waktu santap malam. Biasanya, 110 tempat duduk di restoran ini habis dipesan setiap hari Sabtu.
(Odi/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN