Siapa yang tidak mengenal Coca-Cola? Minuman ini disukai baik tua maupun muda, di seluruh dunia. Menurut sejarahnya formula Coca-Cola diciptakan pada tahun 1886 oleh John Styth Pemberton, seorang ahli farmasi di Atlanta, Amerika. Akhirnya nama Coca-Cola kemudian muncul dari ide Frank M. Robinson dan berkembang dipasarkan lewat botol yang didesain sangat khas oleh Alexander Samuelson.
Botol itulah yang akhirnya berkembang hingga menjadi salah satu botol yang paling terkenal di seluruh dunia. Kini lewat program bertemakan "Romancing the Coca-Cola's Iconic Contour Bottle", Coca-Cola ingin mengajak masyarakat untuk napak tilas perjalanan Coca-Cola. Begitulah yang dijelaskan oleh Marketing Manager Sparkling Coca-Cola Indonesia, Amelia Nasution siang tadi (15/2) di pabrik Coca-Cola Amatil, Bekasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun awalnya Coca-Cola mengalami pergantian botol mulai dari yang berbentuk kotak seperti botol obat hingga akhirnya memiliki bentuk contour bottle. Kini contour bottle itu telah dipakai menjadi desain istimewa tiap botol Coca-Cola selama lebih dari 40 tahun. Menurut sebuah riset yang dilakukan di Amerika, Coca-Cola menempati posisi kedua dalam riset bentuk yang paling mudah dikenali, setelah telur.
Sedangkan menurut Lia Susetio selaku Senior IMCC Manager Coca-Cola, kekhasan contour bottle tersebut memiliki grip yang mudah dipegang dan dikenali. Hal ini dimaksudkan agar memudahkan konsumen meminumnya langsung dari botol dan merasakan suhunya yang dingin. Saat dibuka, sensasi bunyi letupan tutup botol dan sensasi aroma karamel dari Coca-Cola, hingga akhirnya kesegaran saat meminumnya.
Kampanye ini juga dimeriahkan dengan kunjungan media ke pabrik Coca-Cola Amatil di Bekasi, selaku perusahaan yang berhak untuk membuat, membotolkan, mendistribusikan, dan menjual produk Coca-Cola. Di Indonesia pabriik Coca-Cola sudah ada sejak 20 tahun silam dan telah memiliki 8 pabrik di Indonesia termasuk di Jakarta.
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN