Menteri pertanian Tom Vilsack, mengatakan tujuannya itu adalah untuk menghemat biaya $ 150 juta per tahun atau sekitar Rp. 1,35 Miliar dari yang dianggarkan sebesar $ 145 Miliar. Rencananya sebanyak 259 kantor, laboratorium dan fasilitas lain harus ditutup. Beberapa penutupan kantor sebelumnya sudah diumumkan. USDA mengatakan tahun lalu ia akan menutup 10 stasuin riset pertanian.
Pengumuman lainnya yang mengejutkan, Andrew Lorenz, wakil manajer distrik untuk Keamanan Pangan dan Layanan Inspeksi di Minneapolis, mengatakan kantornya akan ditutup. β Mereka akan menutup seluruh Midwest.β ujar Lorenz, yang kantornya menangani semua keamanan pangan federal. Produksi daging, unggas dan telur di Minnesota, Montana dan Wyoming Dakota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
USDA mengelola berbagai macam program, dari bantuan hibah darurat bagi petani untuk pembangunan pedesaan dan program bantuan pangan untuk kaum miskin. Seiring dengan Penelitian Pertanian dan Keamanan Pangan dan Jasa Inspeksi, 6 Departemen akan terkena efek penutupan kantor USDA, termasuk Badan Layanan Pertanian dan Pembangunan Pedesaan.
Colin Woodall, seorang juru bicara Asosiasi Daging Sapi Cattlemen Nasional, yang mewakili lebih dari 147.000 peternak nasional, bertepuk tangan untuk USDA karena mereka mencoba untuk menyimpan uang pembayaran pajak di masa ekomoni yang ketat ini, tetapi ia juga prihatin terhadap keamanan pangan. β Kita tidak bisa mengatakan ini adalah berita baik karena beberapa kantor akan ditutup. Kita harus memastikan bahwa kita memiliki tempat memproses makanan yang aman,β tambahnya.
(Odi/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN