Wabah penyakit yang menimpa setidaknya 77 orang di 30 negara bagian di Amerika antara bulan Maret - July 2009 silam akhirnya terungkap baru-baru ini. Hasil penelitian dan penyelidikan tersebut dikeluarkan oleh Clinical Infectious Diseases pada 9 Desember silam. Seperti yang dijelaskan dalam laporan, adonan kue yang belum matang menjadi penyebab utama timbulnya penyakit dalam tubuh mereka.
Dalam menyelidiki peristiwa tersebtut, sejumlah ahli melakukan pengamatan pada para korban yang 35 diantaranya dilarikan ke rumah sakit. Penyelidikan dilakukan dengan mendata makanan yang mereka makan hari itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena belum memiliki titik temu, kami berusaha untuk berpikir lebih jauh lagi tentang penyebab wabah penyakit tersebut. Dan kami akhirnya kami mengadakan pendekatan dengan mewawancarai para pasien. Hasilnya pengakuan dari 5 pasien mengarah pada adonan kue mentah," jelas Dr. Karen Neil selaku ketua penyelidikan di Clinical Infectious Diseases.
Setelah melakukan penelitian, terbukti adonan kue mentah positif tercemar bakteri E.Coli. Lebih lanjut bahan-bahan adonan pembuat kue tersebut pun diteliti. Telur menjadi tersangka utama, karena telur dikenal dapat membawa bakteri salmonella. Namun setelah telur, sirup, gula, baking soda, dan margarin diteliti, semua produk tersebut ternyata telah melalui proses sterilisasi sehingga bebas bakteri.
"Akhirnya yang menjadi tersangka kuat dalam kasus ini bukanlah telur melainkan tepungnya," jelas Dr. Neil. Menurutnya tepung memang satu-satunya bahan yang tidak mengalami proses sterilisasi pembunuhan bakteri patogen.
Tepung memang beresiko tinggi terkena pencemaran dari bahan-bahan lain terutama saat proses pembuatan hingga sampai ke tangan konsumen. Namun masyarakat tak perlu takut membuat kue sendiri tetapi harus lebih berhati-hati dalam memperlakukan tepung. Simpan tepung di tempat yang terutup, sejuk, dan sebaiknya jangan dikonsumsi dalam keadaan masih mentah atau berupa adonan.
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN