The Centrum, Tempat Pertemuan Bersuasana Kapal Pesiar

The Centrum, Tempat Pertemuan Bersuasana Kapal Pesiar

- detikFood
Kamis, 17 Nov 2011 15:41 WIB
Bandung - Satu lagi tempat dengan atmosfer nostalgia hadir di kota Bandung. The Centrum yang menempati bangunan Tirtamerta kini menjadi tempat pertemuan yang megah dan berfasilitas komplet. Fasilitas unik apa yang ditawarkan tempat terbaru ini?

Setelah melakukan soft opening pada bulan September 2011 silam, The Centrum akhirnya resmi membuka pintunya lebar-lebar pada hari Jumat (11/11). Tema yang diusung pada malam peresmian tersebut adalah Heritage Celebration Night yang juga cocok dengan sejarah bangunan The Centrum. Selain Bapak Henry Husada selaku pemilik Kagum Group yang membawahi management The Centrum, Ibu Sendy Yusuf hadir sebagai perwakilan Wagub Jawa Barat, H. Yusuf Effendi.

Keunikan bangunan The Centrum beserta nilai sejarah yang diusungnya membuat tempat pertemuan ini menjadi istimewa. Bangunan The Centrum awalnya adalah kolam renang Tirtamerta atau lebih dikenal dengan Permandian Centrum. Kolam renang bersejarah peninggalan Belanda tahun 1920-an tersebut kemudian direnovasi tanpa mengubah bentuk aslinya oleh Kagum Hotels.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Boleh dibilang The Centrum diumpamakan jimat, karena bangunan ini sangat bersejarah dan merupakan heritage yang harus dipertahankan. Kami sangat bangga bisa membuka kembali Permandian Centrum yang tidak terawat menjadi The Centrum dengan tetap mempertahankan keasliannya. Harapan kami tempat ini bisa diterima oleh warga Bandung termasuk untuk mereka yang ingin bernostalgia," ungkap Henry Husada saat pembukaan The Centrum.

Penampilan The Centrum yang baru memang sangat istimewa. Tempat tersebut dibuat layaknya sebuah kapal pesiar sehingga menciptakan atmosfir unik dengan pemandangan kolam renang. Sedangkan di sisi kiri dan kanannya dibuat seperti dek-dek dengan beberapa fisilitas ruang pertemuan VIP, gazebo, dan ruang tatami.

Fasilitas yang ditawarkan The Centrum mencakup pesta ulang tahun, gathering, pernikahan, dan event istimewa lainnya. Tempat ini berkapasitas 1000 orang baik indoor maupun outdoor lengkap dengan fasilitas tempat parkir yang memadai. Beragam menu yang ditawarkan antara lain menu Indonesia, Chinese, dan Western yang diolah oleh para chef berpengalaman.

"Pembukaan kembali The Centrum merupakan sebuah pengembangan tanpa mengorbankan sisi-sisi budaya. Saya harap kedepannya siapapun yang ingin membangun kota Bandung dapat mencontohnya. Pembangunan dapat dilakukan tanpa harus mengorbankan nilai budaya, mengingat di Bandung banyak sekali bangunan-bangunan bersejarah yang wajib kita lestarikan," tambah Sendy Yusuf yang juga merupakan Ketua Umum Yayasan Batik Jawa Barat.

Dalam malam pembukaan The Centrum juga menerima penghargaan dari Bandung Heritage yang diwakili oleh Ibu Harastoeti. Acara tersebut juga dimeriahkan oleh peragaan busana batik dan pertunjukan Saung Angklung Udjo.
(dev/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads