Olahan ayam goreng asal kota serambi Mekkah ini tak hanya bisa dinikmati di kota asalnya saja tapi juga sudah merambah hingga ke Jakarta. Kalau di Jakarta ayam tangkap ini lebih dikenal dengan nama ayam tsunami. Mengapa demikian? Ternyata hal ini karena cara penyajiannya yang banyak sekali daun-daunnya jadi mirip seperti 'sampah'. Karenanya banyaknya dedaunan yang dimasukkan ke dalamnya maka dinamakan Ayam Tsunami, yakni ayam goreng kecil-kecil yang penuh sampah seperti terlihat dulu saat Aceh diterjang tsunami.
Potongan daging ayam kampung yang sudah dibumbui dan digoreng menebarkan aroma harum yang lezat! Aroma harum ini bersal dari daun-daunan yang dicampurkan ke dalam ayam tangkap. Daun-daun seperti daun kari atau temurui, daun pandan, daun jeruk dan juga daun serai yang sudah di rajang kasar digoreng hingga kering.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, untuk bisa menikmati sensasi kelezatan ayam tangkap ini Anda bisa mengunjungi beberapa rumah makan khas Aceh yang ada di Jakarta, diantaranya :
Rumah Makan 'Seulawah'
Jl. Bendungan Hilir Raya No. 8
(depan RS AL Mintihardjo)
Jakarta Pusat
Telpon : 021- 57086660
Jam buka: 11.00-21.00
Rumah Makan Aceh Baru
Kelapa Gading Boulevard No 32
Jakarta Utara
Telp: 021-4501070
Rumah Makan Meutia
Jl. Bendungan Hilir Raya
Jakarta Pusat
(eka/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN