Terkadang kita sering merasa bersalah setelah memakan kentang atau sepotong pie lebih banyak dari yang seharusnya. Asupan kalori yang berlebih memaksa tubuh kita bekerja ekstra untuk bisa membakar semuanya agar tidak mengendap dan menyebabkan kerusakan dalam sistem tubuh.
"Hanya makanan yang mengandung lemak dan karbohidrat berlebih yang menghasilkan radikal bebas dalam tubuh yang mampu menyerang sel-sel tubuh sehingga bisa menyebabkan kanker, serangan jantung, dan juga diabetes," ujar Ronald L. Prior, Ph.D peneliti dan ahli nutrisi dari USDA, Arkansas Children?β¬?s Nutrition Center.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ada dua cara untuk mengurangi produksi radikal bebas dalam tubuh, yang pertama adalah makan makanan yang rendah kalori dan mengkonsumsi lebih banyak makanan yang kaya akan nutrisi. Seperti makanan
berikut ini:
1. Wine
Red wine banyak mengandung antioksidan yang biasa disebut polyphenol yang baik untuk menanggulangi radikal bebas akibat dari makanan yang tinggi kadar lemaknya. Hal ini diketahui berdasarkan hasil studi yang sudah diterbitkan dalam Journal of the Federation of American Societies for Experimental Biology pada Januari lalu.
Berdasarkan penelitian tersebut, orang yang mengkonsumsi daging kalkun yang sudah dimasak dengan menggunakan red wine ternyata menurunkan kadar malondialdehyde(MDA)-lemak yang dihasilkan dapat mengganggu kerja jantung-sebesar 75%, jika dibandingkan dengan mereka yang makan daging kalkun yang diolah tanpa menggunakan red wine
2. Drizzle Vinegar
Menambahkan sesendok kecil cuka dalam makanan, atau perciki sedikit pada salad Anda dapat menurunkan sedikit kadar gula dalam darah (kadar glukosa) apalagi setelah bersantap dalam porsi yang cukup besar. Biasanya mereka yang mengidap diabetes sedikit sulit menurunkan kadar glukosa sehingga memerlukan sedikit bantuan untuk menetralisirkannya.
"Asam pada cuka dapat menghambat pencernaan pati (karbohidrat), sehingga pati tersebut diubah menjadi sejenis serat yang tidak dapat dicerna secara baik," ujar Carol Johnston, Ph.D., R.D. seorang profesor dan juga ahli nutrisi dari Arizona
State University.
3. Perbanyak Buah
Jika Anda sudah mengkonsumi banyak sekali makanan utama, jangan lupa untuk mengkonsumsi buah sebagai penutup. Dalam Journal of the American College of Nutrition pada April lalu, Prior dan rekannnya menunjukkan bahwa dengan memakan banyak buah-buahan yang mengandung antioksidan seperti anggur, semua jenis berry, kiwi, dan juga cherry membantu meminimalkan produksi radikal bebas didalam tubuh setelah makan menu utama.Buah-buahan tersebut berperan sebagai penetralisir dari racun yang terbawa oleh makanan yang sudah dimakan sebelumnya. Jadi, jangan pernah lupa untuk mengkonsumsi buah setelah makan.
(eka/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN