Tenteki 10 Cafe: Cafe Vitamin Pertama

Tenteki 10 Cafe: Cafe Vitamin Pertama

- detikFood
Rabu, 30 Sep 2009 13:55 WIB
Jakarta - Kafe yang satu ini tak menyediakan makanan enak tetapi bisa membuat tubuh bugar dan sehat. Banyak wanita dan pria eksekutif yang mampir ke sini. Dalam waktu 10 menit tubuh menjadi segar kembali dan siap bekerja lagi. Mau mampir?

Tokyo yang dikenal sebagai pusat kegiatan negeri sakura selalu disegarkan dengan berbagai penemuan inovatif. Tak terkecuali dalam urusan gaya hidup. Di daerah Ebisu, Tokyo yang padat dan sibuk, orang silih berganti mampir ke Tenteki 10 CafΓ©. Baik pria maupun wanita rela antri untuk memasuki kafe ini.

Kafe yang satu ini merupakan jawaban dari gaya hidup orang Jepang yang penuh tekanan. Banyak pekerja dan ibu rumah tangga sulit tidur dan tubuh sering loyo. Tak seperti kafe pada umumnya yang menawarkan makanan lezat, kafe ini menawarkan paket infus vitamin dan mineral yang bakal langsung terasa khasiatnya. Karena itu kafe ini disebut juga Drip CafΓ© alias Kafe Infus.

Di dalam daftar menu terdapat 10 jenis paket infus, yang masing-masing di tulis dalam kotak berwarna-warni lengkap dengan keterangan isinya. Seperti yang berwarna oranye berisi vitamin dan mineral anti penuaan dini dan antioksidan. Paket biru berisi vitamin B1 dan vitamin E yang bisa memulihkan kelelahan. Juga tersedia paket placenta yang bisa menggairahkan tubuh dan otot.

Setelah memilih paket infus, seorang perawat akan membantu memasangkan selang infus. Dalam waktu 10 menit, cairan infus berpindah ke tubuh dan efeknya pun akanΒ  segera terasa. Seperti yang dituturkan seorang cewek, 20 tahun saat diliput CNN, "Dulu saya sering minum suplemen vitamin, tetapi sekarang saya beralih ke infus ini karena efeknya lebih cepat."

Paket yang disukai kaum wanita adalah paket infus untuk menjaga kesehatan kulit, kecantikan, dan daya tahan tubuh. Sedangkan kaum pria lebih menyukai infus untuk kebugaran tubuh. Maklum saja, keluhan terbesar pekerja Jepang adalah tidak bisa tidur dan kecapekan.

Kafe yang digemari kaum pekerja ini tiap hari melayani hingga 40 orang. Padahal harga infus yang harus dibayar cukup mahal, berkisar Rp. 200.000,00 – Rp. 300.000,00 per infus. Meskipun daya serap lebih cepat tetapi belum jelas klain khasiatnya secara medis.

Kebiasaan menyuntikkan vitamin langsung ke dalam tubuh sebenarnya sudah banyak dilakukkan orang di Eropa, Amerika juga Indonesia. Biasanya digemari kalangan arti dan para eksekutif yang jadwal kerjanya sangat padat dan kurang waktu tidur.

Para ahli gizi di dunia juga tidak berkeberatan dengan infus vitamin langsung ke dalam tubuh. "Hanya saja konsumsi vitamin yang berlebihan bisa membentuk racun dalam tubuh, seperti vitamin A,D, dan K," demikian tutur Claire Williamson, Nutrition Scientist dari British Nutrition Foundation. Apalagi belum ada aturan baku yang mengatur jumlah konsumsi infus yang dibenarkan. Mereka lebih menganjurkan mengkonsumsi makanan bergizi yang bisa diterima tubuh dari pada melalui tubuh. Tentu saja karena lebih alami dan sehat.

(dev/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads