Saat bulan puasa tubuh memang mengalami perubahan dalam hal pola makan. Jika biasanya kita mengkonsumsi makanan selama 3 kali dalam sehari namun sekarang hanya 2 kali yaitu pada saat sahur dan berbuka puasa. Padahal selama jeda waktu yang cukup panjang tersebut tubuh tetap memerlukan energi seperti biasa untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu adalah penting memperhatikan nutrisi makanan yang Anda santap saat sahur dan berbuka puasa.
Apa saja makanan yang sebaiknya dikonsumsi agar tubuh tetap fit dan bugar? Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:
- Saat sahur seringkali asupan makanan menjadi kurang diperhatikan. Justru ketika sahur inilah saat yang terpenting bagi tubuh memperoleh asupan gizi dan nutrisi yang cukup, sebab selama kurang lebih 14 jam perut akan dalam keadaan kosong.
Makanan sahur sebaiknya diperkaya dengan buah-buahan yang berwarna kuning atau merah seperti apel, mangga, jeruk, anggur, dll. Selain itu bisa juga dibuat tumis sayuran hijau seperti buncis, kailan, oyong dan hindari brokoli, kol, kembang kol karena banyak mengandung gas. Serat yang terkandung dalam sayuran dan buah tersebut akan membuat proses pencernaan menjadi lebih lambat dan membantu insulin dikeluarkan secara bertahap. Hal ini membuat energi saat bersantap sahur menjadi tahan lebih lama.
- Air adalah komponen yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dari 70% dari tubuh manusia mengandung air, karena itu minum cukup air putih saat sahur dan berbuka adalah penting. Kekurangan cairan pada tubuh akan menyebabkan dehidrasi dan menyebabkan tubuh lemas saat berpuasa. Air disini tak selalu harus air putih, bisa juga berupa jus buah, jus sayur atau susu.
- Jika biasanya berbuka dengan yang manis-manis, saat sahur Anda justru harus menghindari makanan yang manis. Makanan manis mengandung kadar gula yang tinggi yang justru dapat memicu pemakaian energi lebih banyak. Kondisi ini membuat tubuh cepat merasa lelah dan mengantuk karena kekurangan energi dan kekurangan pasokan oksigen yang mengalir ke otak.
- Jangan tunda waktunya berbuka. Paling tidak isilah perut dengan camilan ringan sehingga tidak membuat perut yang seharian kosong menjadi kaget menerima makanan yang berat. Makanan manis baik untuk berbuka namun dengan porsi yang tidak berlebihan. Hindari minuman bersoda dan es karena bisa membuat pencernaan tidak berfungsi secara baik.
- Agar kondisi gula darah selama berpuasa tetap seimbang, pola makan harus mengikuti kebutuhan gizi seimbang. Kebutuhan gizi seimbang ini dapat diperoleh dari makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin ditambah susu. Misalnya saja nasi putih bisa diganti dengan nasi merah yang mengandung karbohidrat lebih kompleks sehingga bisa merasa kenyang lebih lama.
- Kebutuhan lain yang berpengaruh terhadap fit atau tidaknya saat menjalani puasa adalah suplemen. Suplemen tambahan ini bisa berupa vitamin C dan B kompleks yang saat puasa dibutuhkan lebih banyak.
Nah, sudahkan Anda menjalani pola puasa sehat diatas? Jika belum, tak ada salahnya menjalani tips-tips tersebut agar tubuh tetap fit hingga menyambut datangnya hari kemenangan nanti. Selamat berpuasa ya!
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN