Meja makan merupakan tempat terpenting untuk menjalin kehangatan dan kebersamaan dengan anak-anak. Saat makan anak-nak bisa bebas menceritakan pengalamananya di sekolah atau apa saja yang ia suka. Demikian juga orang tua bisa menanggapi atau memberi pujian.
Tak usah risau jika anak-anak tak menghabiskan makanannya, yang paling penting justru kominikasi dan suasana bersama mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Suatu saat anak saya sering merasa lapar. Di lain waktu ia susah sekali makan. Apa yang saya harus lakukan?
Selera anak-anak cenderung untuk berubah hari ke hari. Anak-anak cenderung menyukai makanan kecil sepanjang hari selama perut mungil mereka kenyang. dan lalu Biarkanlah anak-anak mengatur porsi makanan yang akan dimakan sesuai dengan rasa laparnya. Sudah hal biasa jika suatu saat ia hanya mau ayam goreng saja selama seminggu. Yang perlu orang tua tahu apa yang dibutuhkan mereka.. Sebaiknya monitor saja perkembangan dan kesehatannya setiap hari.
2. Anak saya tampaknya hanya mau memakan sandwich selai kacang atau macaroni keju. Mereka menolak makanan baru. Bagaimana saya bisa membuat mereka mencoba makanan lainnya?
Tawarkan makanan baru saat mereka lapar. Bujuklah dengan sabar, "Oh, makanan ini sangat enak, mau coba sedikit?". Jika makanan baru seirng disajikan akhirnya ia akan terbiasa dan mau mencoba. Dibutuhkan 7 kali mencoba makanan baru sebelum akhirnya mereka menyukainya, jadi bersabarlah!
3. Ayah saya menyuruh saya untuk menghabiskan makanan saat saya kecil. Apakah saya harus memaksa anak saya melakukan hal yang sama?
Jangan pernah memaksa anak untuk makan, juga jangan membuat makanan sebagai hukuman. Hidangkan seporsi kecil makanan bergizi dan biarkan mereka memakan sampai kenyang. Memaksa anak menghabiskan makanan bisa mengakibatkan obestitas dan akan membentuk suatu perlawanan anak.
4.Satu-satunya cara dimana saya dapat membuat anak saya makan sayuran adalah dengan menyogok anak dengan dessert. Apakah ini baik?
Memakai dessert untuk menyogok bukan tindakan bijaksana karena bisa membuat pola makan anak jadi berantakan. Ajak saja anak memilih sayuran dan mengajaknya menyiapkan makanan pilihannya. Anda juga bisa mengenalkan kahsiat sayuran pada mereka. Dessert yang sehar\t dari yoghurt dna buah segar bisa jadi suguhan sehat buat mereka.
5. Anak saya ingin mencoba segala jenis fast food yang mereka lihat di TV yang saya tahu itu tidak sehat. Apa yang harus saya lakukan?
Batasi waktu menonton TV pada anak. Sebuah riset di Amerika memperlihatkan bahwa anak-anak sering meminta makanan yang mereka lihat di TV. Iklan tersebut memang sangat pintar menarik minat anak-anak muda. Oleh karenanya batasi waktu menonton televisi atau video tidak lebih dari 2 jam setiap harinya.
6. Anak balita saya sangat suka bermain dengan makanan daripada makan di meja dan setelah itu kelaparan. Apa yang harus saya lakukan?
Tidak semua anak-anak makan pada waktunya. Jika seoarang anak tidak terlihat lapar, jauhkan mereka dari piring dan ijinkan mereka untuk menggambar atau melakukan berbagai aktivitas di meja saat yang lain menikmati makanan mereka. Jika nanti ia lapar bisa Anda beri camilan sehat.
7. Anak saya sangat pemilih saat makan. Apa yang harus saya lakukan?
Cara mengatasinya, ajak mereka memilih makanan kesukaannya. Seperti belanja, menyiapkan makanan dan membuat makanan. Bisa juga mengajak anak berkebun, menanam sayuran sehingga ia tahu benar sayuran yang dimakan adalah yang ditanamnya.
8. Saya khawatir akan kadar pestisida pada buah-buahan dan sayuran. Apakah aman untuk anak-anak? Apakah saya harus membeli makanan organik?
Makanan organik yang bebas pestisida harganya relative mahal. Karena itu cuci bersih semua sayuran dengan air mengalir sebelum diolah. Belilah produk tradisional yang tak memakai pestisida.
9. Apakah gula tidak baik untuk anak? Bagaimana dengan pemanis buatan?
Gula memang rasanya manis enak tetapi harus diwas[adai karena gula mengandung banyak kalori. Selain itu gula juga bisa menyebabkan kerusakan gigi. Pemanis buatan hanya bisa dikonsumsi oleh anak-anak dengan masalah tertentu, misalnya diabetes.
10. Apakah zat aditif pada makanan berbahaya?
Sebenarnya zat aditif yanga da pada makanan asal digunakan dalam takaran yang pas tidak ebrbahaya. Selain itu jumlahnya juga sangat kecil dalam porsi makanan.
(eka/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN