Hati-Hati Makanan Bisa Bikin si Kecil Obesitas!

Hati-Hati Makanan Bisa Bikin si Kecil Obesitas!

- detikFood
Senin, 02 Mar 2009 14:00 WIB
Jakarta - Anak Anda sering sekali jajan di kantin sekolah? Hati-hati, bisa bisa anak Anda mengalami obesitas karena makanan yang dimakan tidak seperti yang dibutuhkan.  Lalu bagaimana mempersiapkan bekal makan siang yang menarik bagi si buah hati? Simak info lengkapnya di sini!

Banyak warga Amerika dan anak-anak mereka yang mengalami ketergantungan dengan makanan cepat saji atau biasa dikenal dengan istilah junk food. Bahkan 1 diantara 5 sekolah di daerah di Amerika mengijinkan salah satu merek makanan cepat saji membuka gerinya di kantin sekolah.

Padahal mengkonsumsi terlalu banyak makanan cepat saji dapat mengakibatkan meningkatnya gangguan kesehatan, terutama pada anak-anak. Oleh karenanya, Eric Schlosser dari 'Fast Food Nation' menyarankan kepada para orang tua agar lebih memperhatikan jenis makanan yang sebaiknya di konsumsi oleh anak-anak mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejak awal tahun 70 an rasio obesitas usia dewasa di Amerika telah meningkat hingga 50 %, untuk usia taman kanal-kanak meningkat hingga dua kali lipatnya, sedangkan untuk usia 6 hingga 11 tahunmeningkat hingga tiga kali lipatnya", terang Schlosser.

Schlosser sangat prihatin melihat kondisi seperti ini yang terus saja meningkat. Ia juga menganjurkan agar para orang tua harus lebih aktif dan memperhatikan apa saja yang anak-anak mereka makan sebelum semua terlambat.

Dia juga mencatat bahwa setiap anak yang mengalami obesitas pada usia 13 tahun, maka 90% kemungkinan mereka akan mengalami hal yang sama pada saat usia mereka menginjak pertengahan 30. Beberapa cara orang tua menasehati anak mereka tentang makanan pada saat mereka duduk  dan makan malam bersama setiap malam.


Tapi ada hal lain juga yang mesti diperhatikan, menurut Schloosser. "Para orang tua harus merubah kebiasaan mereka yang selalu mengijinkan anak-anak mereka menonton televisi untuk menghindari mereka bermain di luar. Padahal pegaruh buruk utama yang terjadi justru melalui media televisi," ujar Schlosser.

"Anak-anak yang menonton televisi setidaknya menyaksikan iklan tentang makanan cepat saji selama 3 jam dalam seminggu. Hal ini membuat mereka mengalami ketergantungan, apalagi dengan diiming-imingi hadiah menarik seperti mainan dan alat sekolah," katanya menambahkan.

Para orang tua seharusnya memberitahu anak-anak mereka bahan-bahan apa saja yang terkandung dalam makanan yang mereka makan. Apakah mengandung nilai gizi yang cukup atau tidak. Sehingga mereka juga dapat memutuskan apakah makanan  itu baik atau tidak saat membelinya. Hal ini juga telah dikatakan Schlosseer dalam bukunya yang bertajuk "Chew on This".

Jadi bagaimana para orang tua menyiasati makanan sehat untuk bekal makan siang anak-anak mereka? "Menyediakan makanan yang sehat sebagai bekal makan siang adalah salah satu cara untuk menghindari anak Anda jajan di kantin sekolah yang tingkat kesehatannya masih diragukan," ujar Schlosser
.
Banyak sekali cara untuk membuat makanan sehat dengan rasa yang enak.Seperti Schlosser, seorang ahli nutrisi bernama Dana Lilenthal mempercayai bahwa nutrisi yang baik itu berawal dari rumah. Berikut ini Lilenthal berbagi beberapa tips untuk para orang tua dalam menyiasati bekal makan siang buah hati mereka.

1.Ketahui jenis makanan apa yang anak Anda sukai. Jika Anda mengikut sertakan anak Anda dalam mempersiapkan bekal makan siang mereka, pastinya mereka akan lebih senang makan makanan sehat yang telah Anda siapkan.

2.Sajian yang menarik. Anak-anak tak berbeda jauh dengan orang dewasa. Apa yang menarik mata mereka pasti akan mereka makan. Dan selalu ingat, sajikan bekal yang sehat dan lezat dalam tempat makan yang menjadi favorit mereka.


3.Cari tahu kegiatan mereka dalam satu hari. Apabila dalam satu hari ada snack time, persiapkan makanan lebih agar energi mereka tetap terjaga selama satu hari penuh. Seperti membekali mereka dengan sandwich atau buah segar.

4.Kemas secara menarik dan ringkas. Gunakan tempat makan yang kecil sehingga mudah untuk mereka bawa, seperti sandwich bag, kotak makan, atau termos.

5.Pastikan makanan dalam kondisi yang baik saat mereka santap.

6.Buatlah kudapan yang sehat. Makanan manis memang tidak baik untuk tumbuh kembang mereka, tapi bukan menghilangkannya sama sekali. Hanya porsinya saja yang dikurangi.

7.Hindari makanan yang terbuat dari trans fat, seperti makanan gorengan.

8.Buat juga minuman yang menyehatkan dan mereka sukai, seperti smoothies, jus
buah, dan lain-lain.

9.Gunakan wadah khusus untuk sup, stew, atau makanan panas lainnya.

Nah, sudah siap menyajikan bekal sehat untuk anak Anda? (eka/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads