Mengkonsumsi kopi secara teratur ternyata mampu mengurangi risiko terkena penyakit stroke pada wanita. Hasil penelitian ini telah di lansir di Circulation: Journal of the American Heart Association. Penelitian ini menunjukkan bahwa wanita yang meminum empat cangkir kopi per hari atau lebih ternyata telah mengurangi sekitar 20% risiko terserang stroke jika dibandingkan dengan wanita yang mengkonsumsi secangkir kopi dalam sebulan.
Minum 2 atau 3 cangkir kopi perhari mampu mengurangi risiko terkena stroke sebanyak 19%. Sedangkan kalau meminumnya sebanyak lima hingga tujuh kali dalam seminggu mampu mengurangi resikonya hingga 12%. Para peneliti telah mengumpulkan data dari 83.076 wanita yang ikut berpartisipasi dalam the Nurses Health Study. Penelitian mulai dilakukan sejak tahun 1980, para peserta tersebut tidak memiliki catatan kesehatan yang buruk. Contohnya tidak pernah mengalami stroke, serangan jantung, diabetes, dan juga kanker.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi para wanita yang tidak merokok atau sudah stop kebiasaan tersebut, meminum empat cangkir kopi atau lebih dalam sehari ternyata mampu mengurangi risiko terserang stroke hingga 43%. Namun bagi para wanita yang merokok, meminum empat cangkir kopi atau lebih hanya mampu mengurangi risiko terserang stroke sebanyak 3%.
"Keuntungan meminum kopi yang sangat potensial ternyata tidak dapat mengimbangi efek merokok pada kesehatan," ujar Esther Lopez-Garcia, penulis pada proyek penelitian dan asisten professor pada pengobatan preventif Universidad Autonoma de Madrid, Spanyol.
Selain merokok, memiliki tekanan darah tinggi, diabetes, atau kolesterol yang cukup tinggi juga menetralkan efek meminum kopi. Manfaat kopi itu sendiri ternyata tidak datang dari kafein. Para peserta yang meminum teh dan minuman lain yang berkafein rendah tidak mengalami penurunan yang sama dalam risiko terserang stroke.
"Temuan ini mendukung hipotesa bahwa unsur lain yang terkandung dalam kopi selain kafein yang mungkin menjadi penyebab utama keuntungan yang sangat potensial dalam kopi guna mengurangi risiko terkena stroke," ujar Lopez-Gracia. "Antioksidan dalam kopi mengurangi peradangan dan juga memperbaiki fungsi pembuluh darah," tambahnya
"Efek positif dalam kopi hanya dapat dirasakan pada orang yang memiliki catatan kesehatan yang baik," terangnya. "Tapi kopi juga dapat memperburuk kondisi tubuh jika memang Anda memiliki catatan kesehatan yang buruk; seperti insomnia, sering merasa gelisah, darah tinggi, atau masalah dengan jantung. Kalau memang Anda memiliki catatan kesehatan yang kurang baik, sebaiknya Anda melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter perihal efek sampingnya".
Dan dari data yang ada menunjukkan bahwa semua wanita harus tetap waspada dalam meperhatikan faktor-faktor yang mampu menyebabkan terjadinya stroke dalam diri mereka. Dengan meminum kopi bukan berarti membuat semua faktor pembawa itu menjadi hilang.
Nah, kalau Anda memang memiliki catatan kesehatan yang baik tak ada salahnya mencoba minum kopi yang hangat dan harum!
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN