Namanya saja pindang patin, tentunya masakan ini berbahan utama dari ikan patin. Eits, meskipun begitu hidangan ini tidak selalu enak loh. Kok bisa?
Ya, karena jika Anda salah mengolahnya hidangan yang lezat ini malah bisa berbalik menimbulkan bau yang kurang sedap, seperti bau tanah atau bau anyir misalnya. Oleh karena itu kunci utama pembuatannya terletak dari cara pengolahan ikan patin tersebut tentunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pindang patin ini juga dilengkapi dengan irisan nenas dan tomat untuk memberikan sentuhan rasa asam. Sedangkan rasa pedasnya berasal dari irisan cabai rawit hijau. Asam, pedas dan semburat bau harum kemangi sungguh membuat paduan rasa yang luar biasa pada hidangan ini.
Biasanya saya mencicipi pindang patin ini ditemani oleh sambal kueni atau sambal terasi. Dimakan dengan nasi yang mengepul panas wah... luar biasa sedap! Untuk di Jakarta sendiri Anda bisa menemukan hidangan pindang patin ini di semua resto yang menyajikan masakan Palembang, seperti Resto Putra Sriwijaya yang ada di Jl. Proklamasi atau RM Meranjat yang ada di Gading Serpong. (dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN