Pare... Pahit Pahit Enaak!

Pare... Pahit Pahit Enaak!

- detikFood
Senin, 18 Feb 2008 11:10 WIB
Jakarta - Sayuran yang satu ini memang pahit-pahit sedikit rasanya. Tapi justru itulah yang bikin selalu kangen mencicipi. Tak usah terlalu mewah, sekedar ditumis dengan ebi dan cabai saja sudah aduhai... lezat nian!

Nama sayuran dari India ini, pare atau paria. Orang India dan Philipina menamainya 'karela' atau 'ampalaya'. Karena bentuknya mirip timun dan labu maka dikenal sebagai labu pahit atau timun pahit. Rasa pahit pare ini justru yang bikin kangen. Apalagi kalau masih terasa renyah, krenyes-krenyes!

Seperti pare tumis gaya Sunda yang saya cicipin ini. Jenis pare besar yang hijau diiris tipis lalu ditumis dengan udang kecil dan cabai plus bawnag merah dan bawang putih. Waktu dikunyah terasa renyah segar, sedikit asin, dan gurih. Walah jadi bikin nafsu makan bertambah deh!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jenis pare sendiri ada yang kecil-kecil, sering dimakan sebagai lalap. Ada yang panjang langsing dan kulitnya keriting. Ada juga yang besar hijau tua dengan tekstur kulit agak bergelombang kasar, ini disebut pare Bangkok. Petani di Jawa Tengah berhasil pula membiakkan pare putih. Wah, yang ini sangat empuk, renyah dan anehnya rasanya kurang pahit. Hanya sayang tak mudah diperoleh di pasaran.

Apapun bentuknya, mau dibikin siomay, ditumis, dibuat sup, kari, pecel atau urap, saya tetap saja selalu kangen dengan sayuran yang satu ini. Kalau jadi kalap makan, memang khasiat pare konon bisa bikin nafsu makan makin menggila!
(dev/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads