Kangen Gethuk Lindri

Kangen Gethuk Lindri

- detikFood
Jumat, 08 Feb 2008 15:39 WIB
Jakarta - Meskipun termasuk makanan ndeso, gethuk lindri ini selalu menjadi hidangan tradisional paling saya cari. Dicocol dengan kelapa yang baru saja diparut, hmm... rasanya nggak ada yang bisa menandingi. Jadi pingin lagi dan lagiii...!

Meskipun sekarang yang namanya makanan begitu banyak dari burger, pizza atau spaghetti tetap saja nggak bisa membuat saya ngiler berat seperti ketika melihat gethuk. "Dasar lidah ndeso," ujar seorang teman yang mengomentari kegemaran saya akan makanan tardisional yang satu ini.

Sebenarnya bukan hanya suka karena rasanya, gethuk juga makanan yang banyak menyimpan kenangan sewaktu kecil. Termasuk kenangan bersama ibu saya yang suka sekali membelikan gethuk lindri sepulang dari pasar. Apalagi bentuknya yang berwarna-warni dan terbungkus daun pisang hmm... makin memikat dan membuat gak sabar untuk mencicipinya!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahan pembuat gethuk sendiri sebenarnya sangat simpel yaitu dari singkong yang dihaluskan dicampur gula dan pewarna. Agar terasa gurih gethuk pun dimakan bersama parutan kelapa yang biasanya ditaburkan diatasnya. Hmm... uenakk! Bahkan kini ada gethuk dengan rasa coklat, keju dan sebagainya wah wah...

Sayangnya penjual gethuk kini lumayan langka alias jarang ditemui. Kadang saya menjumpai penjual gethuk dorongan yang menjajakan dagangannya diringi lagu-lagu dangdut yang memakai speaker keras. Sayang, rasanya kok kurang begitu nendang ya? padahal jika dilihat sepintas warna-warni gethuk sudah membuat saya menelan air liur.

Hmm... berhubung besok hari libur saya ingin berburu gethuk ah. Nah, mungkin di antara pembaca ada yang tahu penjual gethuk lindri yang uenakkk! (dev/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads