Hangiri, Wadah Nasi Sushi

- detikFood Kamis, 03 Nov 2011 13:49 WIB
Jakarta - Bentuknya bundar dengan beragam ukuran. Dibuat dari kayu pohon yang tumbuh di negeri sakura. Peralatan wajib pembuatan sushi ini memberi aroma khas pada nasi sushi dan menjaga tidak cepat basi. Pencinta sushi wajib memiliki alat ini!

Hampir di setiap sushiya atau rumah makan sushi, alat ini terlihat di dapur terbuka mereka. Hangiri atau handai, wadah seperti baskom dari kayu ini sudah dikenal sejak orang membuat sushi. Terbuat dari kayu dengan warna putih terang dengan ikatan lempengan tembaga di sisinya.

Meskipun terbuat dari kayu, tidak boleh sembarang pohon dipakai untuk membuat Hangiri. Pohon kayu Sawara Cypress yang kuat dan halus yang biasa dipilih sebagai bahan utamanya. Batang kayu yang mahal ini diserut dan dibentuk bundar.

Diameternya beragam mulai dari 40 cm–72 cm dengan tinggi sekitar 15 cm. Di bagian tengah dan bawahnya diikat dengan sepotong lempengan tembaga. Bagi sushi chef alat ini sangat penting. Saat membuat nasi sushi, setelah nasi matang, dipindahkan ke dalam Hangiri ini.

Dalam keadaan panas nasi sushi diaduk dengan sushi shu atau cuka sushi, memakai sendok kayu atau shamoji hingga rata. Gerakan mengaduk dilakukan dengan posisi sendok miring sambil dikipas-kipas hingga uapnya hilang.

Karena itu hangiri dibuat dari kayu sehingga cuka dan uap air dari nasinya bisa meresap dengan baik. Setelah itu nasi sushi ditutup dengan fukin, kain tipis hingga agak dingin. Pembuatan nasi sushi dengan hangiri termasuk yang wajib dilakukan karena jika dilakukan dengan wadah lain, rasa nasi sushi kurang enak. Padahal nasi sushi yang enak merupakan kunci kelezatan sushi.

Karena terbuat dari kayu cypress maka harganya juga lebih mahal dari panci stainless steel. Harganya berkisar dari Rp. 750.000,00 hingga Rp. 3.000.000,00. Hangiri tahan dipakai dalam waktu lama karena itu biasanya menjadi peralatan wajib para sushi chef. Bisa diperoleh di toko online atau toko bahan makanan dan peralatan Jepang.





(Odi/Odi)