Kicak, Si Manis dari Kauman

Kicak, Si Manis dari Kauman

- detikFood
Selasa, 06 Sep 2011 09:20 WIB
Jakarta - Camilan yang satu ini rasanya gurih legit dengan aroma wangi nangka. Meskipun sederhana, camilan yang hanya dijajakan setahun sekali ini jadi favorit banyak orang lho!

Saat bulan puasa banyak orang mencari jajanan atau camilan manis yang cocok dimakan sebagai menu pembuka. Penganan asal Yogyakarta ini terbilang unik. Banyak dijajakan di daerah Kauman, Yogayakarta khususnya saat bulan ramadan.

Kicak, penganan ini secara tradisional dibuat oleh warga Kauman khususnya saat ramadan. Konon mulai diperkenalkan pada pasar sore pertamakali digelar di Kauman yaitu pada tahun 1970an.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika dulu kicak terbuat dari singkong yang diparut, lalu dimasak dan dicampur dengan bahan-bahan lain. Kini seiring perkembangan makanan lokal, kicak bisa dinikmati dengan beras ketan sebagai bahan dasarnya. Walaupun bahan dasarnya berbeda, namun para penikmat kicak tidak berkurang.

Ketan yang sudah ditanak kemudian dihaluskan sehingga mirip dengan jadah atau gemblong. Kemudian dicampur kelapa parut dan potongan buah nangka sebagai pelengkapnya. Rasa manis dan aroma wangi nangka membuat penganan ini makin enak. Apalagi penyajiannya dibungkus dengan daun pisang.

Harga jual kicak masih terbilang murah, satu bungkusnya bisa didapat dengan harga mulai dari Rp 1.250,00 hingga Rp 2.000,00. Kalau mau bikin sendiri, kicak juga tidak sulit dibuat.

(Odi/Odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads