Jeruk mungil yang satu ini sangat populer di Sulawei Utara. Hampir di tiap halaman ditanam jeruk ini. Jeruk yang mirip jeruk Cina ini dikenal dengan sebutan 'limau kacau' atau 'lemon cui' atau 'jeruk kesutri. Di Filipina jeruk ini dikenal dengan nama 'calamansi'.
Bentuk jeruk ini persis jeruk limau dan dikenal dengan nama Citrus microcarpa. Kulitnya tipis dan jika dipotong akan terlihat daging buahnya yang berwarna oranye kekuningan dan berair. Rasa air jeruknya asam segar dan beraroma wangi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu jeruk ini juga berfungsi seperti jeruk nipis, biasa diaduk dengan sambal dabu-dabu dan diperas airnya diminum sebagai es jeruk. Acar sayuran, sup ikan dan sambal dadak juga sering diberi kucuran air jeruk ini.
Jeruk ini tergolong tanaman yang mudah tumbuh dan dipelihara. Karena itu banyak ditanam di pekarangan. Kalaupun dijual di pasar juga cukup murah harganya. Biasanya dijual kiloaan. Maklum saja untuk membuat segelas es jeruk yang segar diperlukan lebih dari 10 butir jeruk. Kalau ingin mencicipi rasa dan aroma jeruk ini, mampir saja ke restoran atau warung makan Manado.
Jeruk ini juga sering dipakai sebagai perawatan rambut dengan cara rambut dibilasi dengan air jeruk dan dibiarkan beberapa saat. Menurut pengalaman, rambut menjadi lebih bersih, berkilau dan subur. Yang ini juga patut dicoba!
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN