Tapai Ketan, Manis Berair

Tapai Ketan, Manis Berair

- detikFood
Jumat, 27 Agu 2010 13:30 WIB
Jakarta - Tapai yang satu ini paling enak dimakan dingin. Dibuat campuran es campur, dibuat es tapai, puding atau dimakan begitu saja sama enaknya. Teksturnya yang sedikit berair dan renyah serta aromanya yang wangi semerbak membuat tapi yang satu ini selalu dicari orang terutama saat puasa.

Tapai merupakan salah satu cara mengawetkan makanan dengan cara fermentasi. Di berbagai daerah di Indonesia tapai ketan merupakan salah satu penganan yang jadi favorit. Sesuai dengan namanya tapi ini dibuat dari beras ketan.

Setelah dicuci bersih beras ketan ditiriskan lalu dikukus hingga matang. Ketan ini didinginkan kemudian diaduk dengan ragi bubuk dan disimpan dalam wadah bertutup selama 3-4 hari hingga berair. Tambahan ragi membuat ketan berfermentasi dan mengubah karbohidrat menjadi gula.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menambah rasa, ketan diaduk dengan campuran air daun pandan suji hingga warnanya hijau cantik dan aromanya makin harum. Di beberapa daerah tapai ini dibungkus daun pisang atau daun waru, dalam ukuran sedang dan kecil. Tentu saja aromanya jadi makin sedap saja!

Jika dibuat dari ketan hitam maka jadilah tapai ketan hitam. Tapai yang sudah berfermentasi lama akan makin berair. Tapai inilah yang kemudian dicmapur dengan es batu dan sedikit air dan dinikmati sebagai es tapai seperti di daerah Muntilan, Jawa Tengah.

Di Jawa Timur, tapi dimasak dengan tambahan gula hingga kering dan kental lalu didinginkan. Adonan ini dibungkus kecil-kecil dan dikenal dengan nama 'madu mongso'. Jika ingin membeli tapai ketan siap pakai, sebaiknya pilih yang sudah masak. Tandanya butiran ketan sudah lembut dan ada genangan air di kelilingnya.

Tapai ketan yang sudah masak atau cukup fermentasinya jika didiamkan dalam suhu ruangan akan makin berair. Karena itu sebaiknya simpan dalam wadah tertutup dalam lemari es. Atau belilah tapi ketan sejumlah yang diperlukan saja. Teksturnya yang lembut, aromanya yang wangi dan airnya yang manis membuat tapai yang satu ini susah ditolak!

(dev/Odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads