Crostini artinya 'roti panggang kecil' karena memang bentuknya roti panggang yang dipotong ukuran kecil. Camilan sederhana ini biasanya disajikan sebagai makanan pembuka atau menanti makanan disiapkan di dapur. Ada juga yang menyantapnya sebagai camilan ringan saja.
Masyarakat Tuscany biasanya membuatnya dari roti whole wheat yang dipotong-potong ukuran sedang. Roti ini kemudian dipanggang dan paling sering dipanggang langsung di atas bara api.
Bagian pinggir yang sedikit gosong dan permukaan yang kering membuat roti ini jadi renyah. Dengan sedikit olesan minyak olive dan taburan garam, jadilah camilan yang renyah garing dan gurih.
Kadang-kadang crostini ini diberi aneka topping sesuai dengan bahan yang tersedia di dapur. Bisa diberi olesan keju ricotta, ditaburi irisan olive, ikan tuna, salmon asap, atau paprika yang dibakar dan dipotong-potong. Aturan mengenai topping ini tak ada batasannya. Crostini pun bisa dimakan kapan saja,
Di restoran Italia dan resto bermenu Barat, crostini sering disajikan sebagai pelengkap steak, pendamping salad atau sebagai pelengkap sup krim. Jika disajikan sebagai pelengkap, crostini hanya dipanggang dan diolesi minyak olive saja.
Untuk roti sebenarnya tak ada batasan yang jelas. Jadi, jika di rumah ada sisa brown bread, whole wheat bread atau baquette alias roti Prancis, bisa dibuat crostini. Rasakan sensasi renyah gurih yang enak dan aroma gosongnya yang wangi. Mau coba?
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN