Kriuk..Kriuk Renyah si Melarat

Kriuk..Kriuk Renyah si Melarat

- detikFood
Selasa, 29 Sep 2009 15:10 WIB
Jakarta - Warna-warninya sangat memikat mata. Rasanya renyah gurih dengan sedikit semburat manis. Makin enak dicocol dengan sambal asam atau sambal kacang. Oleh-oleh dari kota udang ini tak bikin melarat seperti namanya. Justru bikin asyik karena renyahnya!

Di deretan kios-kios sepanjang jalan raya di kawasan Jawa Barat terutama seputaran Cirebon kerupuk yang satu ini selalu dikemas dalam plastik besar. Digantung dengan warna-warni memikat mata di depan toko atau kios. Oleh-oleh khas Cirebon ini selalu jadi tentengan mereka yang singgah di kota udang ini.

Namanya kerupuk melarat, yang artinya kerupuk miskin. Ada yang menyebutnya kerupuk usek karena diusek-usek atau diaduk-aduk saat menggoreng. Juga disebut kerupuk mares atau ngares alias kerupuk tanah. Namun, popularitasnya ternyata melebihi namanya!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kerupuk ini dibuat dari adonan tepung tapioka yang diaduk dengan air, garam dan pewarna lalu dikukus. Setelah matang adonan didinginkan lalu diiris melintang tipis. Seperti kerupuk umumnya, irisan adonan dijemur hingga kering.

Jika kerupuk digoreng dengan minyak sayur maka kerupuk khas Cirebon ini digoreng dengan pasir panas. Pasir yang dipanaskan hingga 200 C membuat adonan kanji mengembang dan kering. Karena tak mengandung minyak rasa kerupuk ini lebih kering dan kesat.

Lazimnnya kerupuk ini dimakan sebagai teman makan nasi atau dicocol dengan sambal asam atau sambal kacang. Tak harus jauh-jauh ke cirebon, kerupuk miskin ini bisa didapat di Bogor, Tangerang hingga Bekasi.

(eka/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads