Kalau dulu daun teh hanya dijual dalam bentuk kering, remahan kasar, tetapi sekarang banyak dijual dalam bentuk bubuk dan celup. Tentu saja sensasi rasanya berbeda. Setelah mencicipi yang bubuk dan celup, teh daun tetap memang yang paling unggul.
Salam sebuah kesempatan saya mendapati teh hitam 'Gunung Dempo' yang dijual oleh kantor pemasaran bersama PTP se Indonesia. Teh ini dipetik dari perkebunan PTP VII. Unit usaha Pagar Alam di Propinsi Sumatera Selatan yang merupakan unit usaha yang mengelola perkebunan teh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daun teh hitam dengan kemasan sederhana ini memiliki keunggulan rasa dan aroma. Saat diseduh air teh berwarna merah tua kecokelatan dengan aroma wangi yang tajam, khas teh hitam. Saat dihirup di ujung lidah tertinggal rasa sepet yang sangat enak. Jika diaduk dengan sedikit gula batu barulah terasa harmoni rasa yang dahsyat. Sepet, wangi dan manis!
Teh hitam dengan harga sekitar Rp.5.000,00 ini sungguh nikmat dihirup hangat. Apalagi ditemani sepotong pisang goreng yang panas. Sebentar lagi teh ini bisa dibeli di Jakarta melalui kafe PTP yang tak lama lagi dibuka. Mari minum teh!
(eka/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN