Masih terbayang dengan kelezatan legenda kuliner khas Nusantara yang ada di Festival Jajanan Bango 2014? Tidak perlu khawatir, seluruh informasi mengenai kekayaan kuliner Nusantara telah dirangkum dalam aplikasi Bango Warisan Kuliner. Penasaran mengenai 10 jajanan terlaris di FJB 2014? Di aplikasi Bango Warisan Kuliner, informasinya lengkap. Mulai dari alamat, sejarah hingga bahan baku yang digunakan.
Salah satu jajanan terpopuler di FJB 2014 adalah Tengkleng Klewer Bu Edi Solo. Salah satu letak kelegendarisan tengkleng Bu Edi adalah cara menikmatinya yang unik. Tengkleng disajikan menggunakan wadah pincuk yang terbuat daun pisang. Menikmati tengklengnya pun harus diseruput, sehingga memberikan kenikmatan tersendiri.
Mulai berjualan sejak tahun 1971, hingga kini tengkleng Bu Edi masih mempertahankan trademark-nya. “Saya percaya pelanggan bisa membedakan rasa. Oleh karena itu, saya sangat memperhatikan ketepatan bumbu dan kualitas bahan yang saya gunakan. Jangan sampai pelanggan pindah ke lain hati,” kata Ibu Edi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika Anda ingin menemukan sejarah, alamat dan detail tentang legenda kuliner yang ada di FJB 2014, ketik saja namanya di tab Temukan Kuliner. Misalnya ketik Mi Aceh Sabang, Ikan Bakar Parape Bu Etty, Coto Makassar Kedai Pelangi atau yang lainnya. Aplikasi Bango Warisan Kuliner juga memungkinkan Anda untuk sharing tempat makan yang enak di daerah Anda. Upload foto, detail makanan dan alamat tempat makan tersebut di Menu Berbagi Kuliner.
Bersamaan dengan pelaksanaan FJB 2014 yang baru saja berakhir di kota ketiga yaitu Medan, Bango juga sedang melaksanakan Ekspedisi Warisan Kuliner Nusantara. Ini adalah sebuah perjalanan ekstensif menelusuri kekayaan kuliner di tiga wilayah Indonesia. Mulai dari Indonesia Barat (Sumatera – Kalimantan), Indonesia Tengah (Jawa, Bali dan Madura) hingga Indonesia Timur (Sulawesi, NTT, NTB, Maluku, Papua).
Ekspedisi Warisan Kuliner Nusantara dimulai sejak pertengahan April lalu dan akan berakhir Agustus nanti. Anda dapat terlibat aktif dengan menuliskan review atas jajanan yang mereka santap dan langsung diunggah melalui aplikasi Bango Warisan Kuliner. Bahkan, para penjaja makanan juga berkesempatan untuk mempromosikan jajanannya kepada jutaan pengguna aplikasi ini.
Arie Parikesit selaku pakar kuliner Nusantara yang memimpin ekspedisi ini mengatakan, “Salah satu hal yang kami temukan dalam ekspedisi ini adalah bahwa kecap merupakan salah satu bumbu masak yang dapat menyatukan Nusantara. Kecap tidak hanya ditemui di wilayah Tengah Nusantara seperti di pulau Jawa dan sekitarnya, namun juga tersebar dari wilayah Barat dan Timur Nusantara.”
Contohnya, di wilayah Barat kecap banyak digunakan dalam jenis kuliner tumis dan kuah seperti Mie Aceh dan Pindang Ikan Patin. Sedangkan di Wilayah Nusantara Timur banyak ragam kuliner daging dan ikan yang menggunakan kecap seperti Ikan Bakar Parape, Sop Konro dan Coto Makassar.
Jadi penasaran dengan keseruan Ekspedisi Warisan Kuliner Nusantara? Atau ingin coba membuat hidangan khas Nusantara di rumah? Temukan semua yang Anda butuhkan di aplikasi Bango Warisan Kuliner! Tersedia untuk BlackBerry, Android dan iOS. Kapan pun, dimana pun, manfaatkan aplikasi Bango Warisan Kuliner di smartphone Anda.
(adv/adv)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN