Ragam Ide Olahan Daging Nikmat untuk Cegah Depresi di 'Beef Talk' MLA

Advertorial - detikFood Kamis, 21 Okt 2021 09:40 WIB
adv MLA Foto: Dok. MLA
Jakarta - Risiko depresi meningkat di tengah situasi pandemi. Hal itu salah satunya dipicu keterbatasan mobilitas, sehingga rutinitas menjadi sangat monoton.

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet pada awal Oktober 2021 menyatakan pandemi COVID-19 menimbulkan gangguan depresi dan kecemasan terhadap masyarakat di lebih dari 200 negara pada 2020. Jumlah orang yang mengalami depresi secara global meningkat sekitar sepertiga kali lipat.

Makanan dapat menjadi solusi untuk membangkitkan mood baik dan mencegah depresi. Berdasarkan hasil penelitian Nutritional Neuroscience, diketahui makanan dapat mempengaruhi mood. Adapun salah satu makanan yang bisa membangkitkan mood seseorang adalah daging merah, berkat kandungan dopamin alias hormon bahagia.

"Mereka yang menghindari konsumsi daging merah memiliki tingkat atau risiko depresi, kecemasan, serta perilaku melukai diri sendiri yang lebih tinggi secara signifikan. Hasil temuan kami tidak menyarankan untuk menghindari konsumsi daging bagi manfaat kesehatan psikologis secara keseluruhan," jelas Asisten Profesor Studi Kesehatan dan Kesejahteraan di Binghamton University Lina Begdache yang terlibat dalam penelitian tersebut.

"Remaja yang memakandagingkurang dari tiga kali seminggu cenderung menunjukkan tekanan mental yang signifikan," lanjutnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Dr. Edward Archer bersama sejumlah peneliti lain dalam Critical Reviews in Food Science and Nutrition (April 2020) yang mengamati hubungan antara konsumsi daging dengan kesehatan mental.

"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa pemakan daging memiliki kondisi psikologis lebih baik," kata Dr Edward.

Berdasarkan berbagai hasil studi yang telah ada, makanan bisa digunakan sebagai solusi dan menjadi bagian dari proses terapi untuk menyelesaikan masalah mental pada masyarakat.

Seperti yang telah diulas sebelumnya, daging merah merupakan salah satu pilihan makanan untuk membangkitkan mood. Tentunya sebelum disajikan daging harus diolah dengan benar.

adv mlaFoto: Dok. MLA

Untuk memberikan wawasan mengenai pengoalahan dan penyajian daging merah, Meat and Livestock Australia (MLA) sebagai perusahaan yang membantu industry daging merah di Indonesia menggelar acara Beef Talk #AussieItsJustBetter dengan menggandeng Portable Kitched & Lounged Kelapa Gading, Jumat (15/10) lalu. Dalam acara tersebut diulas berbagai hal seputar daging merah baik dari sisi manfaat kesehatan, kandungan nutrisinya maupun cara mengolahnya. Sejumlah menu berbahan dasar daging merah juga disajikan agar dapat menjadi inspirasi dalam mengolahnya.

Beberapa olahan yang disajikan dalam acara tersebut, antara lain Surf & Turf yang diolah dengan Vsop Crab Bisque, grilled Drump Cube 350 days, Micros basil dan Santa Julia Torrontes.

Menu lainnya, yakni Braised Black Angus Beef Shank, disajikan dengan mushroom, keju parmesan, rissoto dengan truffle infused, serta Santa Julia Malbec. Menu bverikutnya, Wagyu 5+ Striploin terdiri dari pommery mustard chimichurri. foie gras, pure potato, roasted pumpkin, plus Santa Julia Reserva Malbec Cabernet Franc

Sebagai menu penutup, ada sajian 'Lamandine' buatan Chef Eric Couteyron. Menu ini merupakan perpaduan chocolate fondant caramel, butterscotch cookie, espresso cremeux, dark rum, salted caramel, tonka ice cream, disempurnakan dengan Santa Julia Dulce Natural Sweet Sparkling

MLA Hadirkan Daging Merah yang Aman, Halal dan Berkualitas

Dalam rangka menyediakan kebutuhan daging merah bagi masyarakat Indonesia, MLA hadir membantu menyediakan kebutuhan daging sapi dan domba dari Australia. Kualitas daging sapi Australia #TRUEAUSSIEBEEF pastinya telah diakui di berbagai belahan dunia. Hal itu lantaran MLA menerapkan standar baku mutu yang sangat ketat demi menjamin kepuasan konsumen.

MLA mengusung kategori #TRUEAUSSIEBEEF yang mewakili 3 pilar, yaituideal home, peace of mind,danpure enjoyment.Ideal home menunjukkan sapi Australia dikembangbiakkan di tempat yang ideal, yaitu Australia yang memiliki iklim, cuaca, dan kondisi yang sangat natural dengan banyaknya pakan rumput. Sehingga daging yang dihasilkan menjadi lebih tender, lebih lembut dan terbebas dari zat adiktif dan hormon artifisial.

Selanjutnya, peace of mind, mengandung makna daging Australia diproduksi dengan sistem dan standar keamanan pangan yang ketat untuk memastikan kualitasnya. Menggunakan Sistem Identifikasi Ternak Nasional (NLIS) untuk identifikasi dan pelacakan untuk keamanan hayati, keamanan pangan, integritas produk, dan akses pasar sehingga memberikan kepastian mutu bagi pelanggan.

Sementara itu, pure enjoymentberarti hasil kerja keras para peternak Australia bisa dinikmati oleh semua penduduk baik itu penduduk Indonesia maupun negara lainnya. Apalagi Daging Australia telah disertifikasi halal oleh MUI.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai program-program dari True Aussie Beef Indonesia, ikuti media sosial MLA, yakni Instagram @trueaussieid, YouTube, dan website www.trueaussiebeefandlamb.id (adv/adv)


Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com