detikfood
Minggu, 14/05/2017 07:31 WIB

Manajer Bar Racuni Karyawan Honorer yang Kerja Tak Becus

Maya Safira - detikFood
Manajer Bar Racuni Karyawan Honorer yang Kerja Tak Becus Foto: iStock
Manajer bar ini mengambil langkah ekstrem ketika kerja salah satu karyawan dianggap tidak sesuai. Bukannya memecat karyawan itu, ia justru meracuninya!

Seorang manajer izakaya (pub gaya Jepang) di Kota Himeji, Jepang memberikan rice bowl ke salah satu pekerjanya. Tapi ternyata rice bowl berisi nasi dan sayuran itu berbeda dari biasa. Di dalamnya ada biji tanaman datura (kecubung) yang dikenal juga dengan sebutan "terompet setan", lapor Rocketnews24 (12/5).

Menurut pengakuan pada polisi, manajer merasa tidak puas dengan kerja pelan seorang pekerja paruh waktunya. Rocketnews24 menyebut pekerja itu merupakan mahasiswa berusia 20 tahun.

Manajer Bar Racuni Karyawan Honorer yang Kerja Tak BecusFoto: iStock

Sang mahasiswa kemudian makan rice bowl yang diberikan manajer dan pulang ke rumah untuk tidur. Keesokan paginya ia merasa sangat pusing dan tidak bisa melakukan apapun. Sampai akhirnya ia di bawa ke rumah sakit dengan ambulan dan mengalami masa pemulihan selama satu minggu.

Sementara itu, pemilik izakaya mencari tahu apa yang terjadi pada pria muda yang bekerja di tempatnya. Manajer mengatakan pada pemilik mengenai biji datura. Pemilik bar langsung menghubungi polisi yang membawa manajer ke tahanan.

Meski menggunakan zat yang berpotensi mematikan untuk meracuni pekerjanya, manajer hanya menjalani masa percobaan selama tiga tahun. Artinya ia bebas tapi tidak boleh memberi biji itu ke orang lain selama tiga tahun. Jika berkelakukan buruk, ia bisa dipenjara selama 18 bulan.

Tanaman datura yang sangat beracun itu memang telah digunakan sebagai racun sejak zaman dulu. Konsumsinya dapat memicu berbagai efek samping. Termasuk amnesia, delirium, dan pupil melebar sampai-sampai cahaya normal bisa menyebabkan sakit yang hebat, kadang hingga berhari-hari.

Manajer Bar Racuni Karyawan Honorer yang Kerja Tak BecusFoto: iStock

Kabarnya beberapa budaya tradisional dengan pengetahuan mendalam tentang tanaman bisa memanfaatkannya tanpa menyebabkan kematian. Meski begitu, tentu saja manajer bar itu bukan ahlinya. Ia hanya mempelajari datura dari buku sebelum akhirnya memesan biji tanaman secara online.

Kelakukan manajer tersebut mengundang reaksi masyarakat. Netizen merasa marah mendengarnya. Ada yang berkomentar, "Bagian terburuk adalah manajer sepertinya mengira sudah melakukan hal benar."

Pembaca lainnya mengatakan, "Saya berharap mereka menyebut nama izakaya. Saya tidak mau makan di tempat yang bermain dengan racun." "Ini jadi misteri untuk saya kenapa ia hanya mendapat hukuman yang ditangguhkan," ucap netizen lain.
(odi/msa)



Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Cari Tempat Makan