detikfood

Rabu, 28/09/2016 07:54 WIB

Apa Benar Wortel Berkhasiat untuk Kesehatan Mata?

Annisa Trimirasti - detikFood
Apa Benar Wortel Berkhasiat untuk Kesehatan Mata? Foto: Getty Images
Sejak dulu wortel jadi andalan untuk menjaga kesehatan mata. Ini karena kandungan vitamin A dalam wortel.

Pernyataan tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar. Ide wortel dapat memberikan penghilatan super dulu berasal dari masa perang. Tentara Inggris melakukan untuk menipu Jerman. Agar berpikir pilot mereka punya 'night vision' berkat wortel. Hal tersebut untuk mengelabui teknologi radar Inggris saat melihat pesawat musuh.

Walau tidak sepenuhnya benar, juga tidak sepenuhnya salah. Wortel memang memiliki dosis beta-karoten tinggi, yang oleh tubuh diubah menjadi vitamin A dan membantu berbagai fungsi dasar mata.

Pernah masuk ke bioskop yang gelap pada hari yang terik dan melihat bagaimana mata menyesuaikan diri melihat dalam gelap setelah beberapa menit? Itulah kerja vitamin A.

Di belakang mata Anda ada reseptor sel foto yang perlu molekul larut dalam lemak agar tetap dapat melihat saat minim cahaya. Seperti saat menjelajah gua atau masuk gedung teater.

Di negara yang penduduknya kekurangan vitamin A, dikonsumsi suplemen untuk meningkatkan penglihatan yang buruk, terutama dalam gelap. Kekurangan ini dikaranakan gizi buruk.

"Kekurangan vitamin A perlu perhatian khusus terutama pada orang muda, anak-anak yang sedang tumbuh, yang dapat menyebabkan rabun senja."ujar Keith West, a public health professor di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health seperti dikutip dari huffingtonpost.com (23/9/16).

Sedang di negara-negara dengan gizi cukup, rata-rata orang harus berhenti makan vitamin A selama 1 atau beberapa bulan sebelum benar-benar kekurangan. Hal tersebut karena tubuh menyimpan molekul dalam hati, yang dikeluarkan ke seluruh tubuh seperlunya saja dan sisanya terus disimpan sebagai cadangan.

Vitamin A sudah ada di banyak sayuran dan susu. Jadi, kekurangan ekstrim akan jarang terjadi terutama pada anak-anak. Susu rendah lemak dan tanpa lemak memang kehilangan vitamin A dalam pengolahannya. Namun produsen susu memasukkannya kembali setelahnya, sehingga orang tetap mendapatkan vitamin A.

Hasilnya, di Amerika, hanya 6% anak kekurangan vitamin A, menurut Environmental Working Group. Vitamin A tidak benar-benar memperbaiki kondisi penglihatan yang telah dibawa sejak lahir. Tentu saja tidak dapat memberikan penghilatan super, karena tubuh hanya dapat melakukan konversi banyak beta-karoten sekaligus.

Saat minum terlalu banyak jus wortel, misalnya, tubuh berhenti melakukan konversi beta-karoten, yang berupa pigmen, menjadi Vitamin A. Kelebihan tersebut terakumulasi dalam lemak di bawah kulit dan memberikan warna oranye pada kulit.

Terlalu banyak vitamin A dapat menjadi racun. Kelebihan beban pada sistem dengan suplemen saat Anda tidak kekurangan dapat membuat rambut rontok bahkan merusak hati. Jadi, makanlah wortel dalam takaran wajar.
(odi/odi)



Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Cari Tempat Makan