detikfood

Senin, 29/08/2016 15:19 WIB

9 Makanan Unik Ini Jadi Santapan Para Astronot di Luar Angkasa (2)

Maya Safira - detikFood
9 Makanan Unik Ini Jadi Santapan Para Astronot di Luar Angkasa (2) Foto: NASA/Wikipedia
Makanan yang dibawa ke luar angkasa tampil dengan bentuk unik. Seperti garam cair hingga sup dalam tabung.

Pada dasarnya astronot tetap mengonsumsi makanan yang dijual umum seperti crackers dan cokelat butiran. Namun semua perlu dikemas kembali secara hati-hati dalam kantung segel vakum.

Selain itu, ada juga makanan yang memang dirancang untuk bekal ke luar angkasa. Tidak semuanya bertekstur beku kering atau bentuk kotak tanpa rasa. Ada berbagai varian yang disesuaikan dengan gravitasi mikro. Berikut beberapa diantara makanan terbaik ataupun aneh di luar angkasa seperti dilansir dari SBS Australia.

5. Garam dan lada cair



Foto: NASA
Karena makanan luar angkasa bercitarasa cenderung hambar, astronot sangat menghargai adanya bumbu pelengkap. Seperti bahan dasar garam dan lada. Namun gravitasi mikro membuat bahan tersebut tak layak bawa jika dalam bentuk kering.

Solusi pun dicari untuk meraciknya. Akhirnya muncul garam berbasis air dan minyak untuk lada. Untuk memudahkan pemakaian, kedua bumbu dikemas dalam botol kecil yang bisa dipencet. Berbagai saus pedas, termasuk Sriracha dan saus BBQ, juga jadi bahan utama pelengkap di stasiun ruang angkasa.

6. Borscht dan Rassolnik dalam tabung



Foto: RIR
Makanan luar angkasa tidak hanya jadi bagian bisnis NASA. Negara lainnya juga ikut membuat. Makanan antariksa dari Rusia terkenal akan ragam varian dan rasanya. Seperti dua sup klasik Rusia, Borscht dan Rassolnik, yang ditempatkan dalam tabung mirip kemasan pasta gigi.

"Orang Amerika menyukai sup kami, borsch, rassolnik, dan kharcho. Begitu juga dengan keju cottage, makanan kaleng dan kaviar kami," ujar Viktor Dobrovolsky, kepala perancang makanan luar angkasa di Rusia.

7. Sandwich selundupan



Foto: Seeker
SBS menyebutkan hanya ada satu upaya penyelundupan makanan di luar angkasa. Makanan tersebut berupa sandwich rye isi daging kornet. Pelakunya adalah John Young, pilot kapsul ruang angkasa Gemini III pada tahun 1965.

Sandwich itu seharusnya jadi lelucon. Young menyerahkan sandwich kepada mission commander Gus Grissom, yang menggigit sekali sebelum menyadari makanan berubah jadi remahan. Hal itu memicu kekhawatiran karena remahan bisa masuk ke peralatan yang sensitif, panel kontrol atau mata. Sejak itu, peraturan tentang makanan luar angkasa diperketat. Rotipun masih tidak diperbolehkan di sana.

8. Sandwich bacon kalengan



Foto: Channel 4
Masalah dengan remahan roti menjadi tantangan bagi chef Inggris, Heston Blumenthal. Sebab ia bertugas merancang beberapa makanan luar angkasa baru untuk astronot pertama Inggris, Tim Peake, yang ikut misi ke International Space Station (ISS) tahun lalu.

Salah satu makanan yang diminta Peake adalah sandwich bacon. Tapi tentunya tak boleh sandwich biasa. Blumenthal harus membuat racikan yang dianggap siap untuk luar angkasa pertama oleh UK Space Agency, kemudian European Space Agency, dan terakhir NASA.

Blumenthal berhasil melakukannya. Ia membuat sandwich bulat kecil terbuat dari sticky brown bread. Bacon ditempatkan antara lapisan mentega tebal mirip lemak babi. Sandwich kemudian ditempatkan dalam kaleng.

9. Lettuce luar angkasa



Foto: Scott Kelly
Kini astronot menikmati lebih banyak variasi makanan. Salah satu yang unik adalah konsumsi sayuran yang ditanam di luar angkasa. Nasa sempat melakukan uji coba menanam sayuran dan akhirnya membuahkan hasil. Lettuce dipanen dan dicicipi pertama kali oleh astronot pada Agustus 2015.

Lettuce merah itu ditanam 15 bulan dengan sistem Veg-01 dengan memakai lampu LED merah, biru dan hijau. Astronot makan lettuce merah tersebut dan sebelumnya dicuci dulu dengan pembersih berbahan asam citric.
(odi/msa)



Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Cari Tempat Makan