detikfood

Selasa, 17/05/2016 18:14 WIB

Ini Bedanya Wagyu dan Kokusangyu, Dua Jenis Daging Sapi Khas Jepang

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Ini Bedanya Wagyu dan Kokusangyu, Dua Jenis Daging Sapi Khas Jepang Foto: iStock/Rocket News 24
Selain sushi dan ramen, daging sapi Jepang juga populer di dunia. Ada dua jenis daging sapi yaitu wagyu dan kokusangyu yang berasal dari sapi berbeda.

Menyebut daging sapi Jepang pastilah teringat wagyu. Jenis daging sapi yang satu ini terkenal berkualitas tinggi karena super empuk dan super lembut. Tetapi dalam bahasa Jepang, sebenarnya ada dua istilah yang merujuk pada daging Jepang. Keduanya punya arti berbeda.

Wagyu berasal dari kata "Wa" yang berarti Jepang dan "Gyu" yang berarti daging sapi. Untuk mendapat label wagyu, daging haruslah berasal dari jenis sapi tradisional Jepang. Termasuk Kuroge (Black Hide) Wagyu, Akage (Red Hide) Wagyu, Nihon Tankakushi (Shorthorn Jepang), dan Mukakuwashu (Japanese Polled Cattle).


Varietas daging sapi paling terkenal di Jepang adalah Kobe dan Matsuzaka. Keduanya berasal dari sapi Kuroge yang diternakkan di Tajima. Karenanya keduanya bisa disebut wagyu.

Meski begitu, ada kemungkinan daging yang berasal dari luar Jepang disebut wagyu. Asalkan sapi penghasil daging tersebut termasuk salah satu dari 4 jenis sapi tradisional Jepang. Contohnya wagyu dari Australia dan Amerika Serikat.

Kokusangyu secara harfiah berarti daging sapi yang diproduksi sebuah negara, dalam hal ini Jepang. Istilah ini merujuk pada semua daging yang berasal dari sapi yang diternakkan di Jepang, terlepas dari apakah daging tersebut termasuk wagyu atau bukan. Contoh kokusangyu di Jepang adalah Holsteins.


Bila dilihat dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa secara teknis semua wagyu adalah kokusangyu. Ada kemungkinan juga sapi yang lahir di negara lain namun diternakkan di Jepang bisa disebut kokusangyu.

Kedua istilah ini akhirnya menunjukkan hal berbeda. Bila wagyu merujuk pada istilah bagaimana sapi diternakkan, maka kokusangyu mengindikasikan dimana wilayah sapi diternakkan. Soal harga, wagyu dijual lebih tinggi karena memang perlakuan pada sapinya lebih istimewa.

Bagi para wisatawan yang berkunjung ke Jepang, hendaknya berhati-hati jika ingin menikmati daging Jepang di restoran. Label kokusangyu sebenarnya tak jauh berbeda dari daging sapi lokal yang diproduksi di tiap negara. Sebaliknya, kalau mau pengalaman makan spesial, pilihlah daging wagyu.

(odi/adr)



Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Cari Tempat Makan
Must Read close