detikfood

Senin, 23/09/2013 12:04 WIB

Warung Makan Marisini: Puas Jajan Mi Goreng Tek Tek Plus Tahu Kopyok Telor

Dyah Oktabriawatie Waluyani - detikFood
Warung Makan Marisini: Puas Jajan Mi Goreng Tek Tek Plus Tahu Kopyok Telor Foto: Detikfood
Menemukan makanan kampung di dalam mal tidaklah mudah. Tapi lain halnya jika berkunjung ke mal yang berada di kawasan Tangerang ini. Warung makan dengan nama yang unik menyuguhkan beragam menu tradisional yang enak-enak.

Suasana riuh selalu dirasakan saat mampir ke mal, baik saat siang, sore ataupun malam hari. Seperti halnya saat saya berkunjung untuk makan siang di Supermal Karawaci. Jejeran restoran di food court menawarkan beragam menu andalan yang menggiurkan.

Belum selesai mengelilingi area food court, kamipun langsung tertarik pada sebuah warung makan yang cukup sederhana. Dari bagian depan warung terdapat plang kecil betuliskan Warung Makan Marisini lengkap dengan logo atau gambar ibu-ibu yang mengenakan kebaya.

Langsung saja kami masuk ke dalam warung makan. Kekentalan suasana kampung bisa dilihat dari interiornya. Selain bangku dan meja kayu yang terjejer rapi, pada dinding juga tertata rapi jajanan warung seperti kacang, kerupuk dan aneka minuman botol.

Masih sibuk melihat-lihat interior, seorang pelayan berseragam kebaya merah jambu menghampiri kami dan membawakan selembar daftar menu. Wah menu disini sangat banyak, rata-rata menu yang disajikan adalah hidangan tradisional.

Kamipun langsung memilih seporsi mi goreng tek tek (Rp. 21.500) dan tahu kopyok telor (Rp. 22.500). untuk pelepas dahaganya es serut mangga (Rp. 16.900) juga dipesan. Sambil menunggu pesanan diracik, kerupuk bantat (Rp. 9.500) yang tersaji di atas meja kami jadikan camilan.

Tak lebih dari 10 menit menunggu, mi goreng tek tek tersaji lebih dulu. Mi gorengnya yang masih mengepul ini mengeluarkan aroma gurih bawang putih. Disajikan dengan acar mentimun dan kerupuk kanji oranye yang royal.

Uniknya mi goreng ini tidak ditaburi dengan bawang goreng, justru bertabur remahan kacang telor yang renyah dan manis. Mi telor ini dimasak bersama irisan kol, cabe merah, cabe hijau, tomat dan daun bawang.

Tekstur minya begitu lentur dan kenyal. Rasanya juga sangat sederhana yaitu manis dengan semburat rasa gurih bawang putih yang tidak begitu jelas. Makin enak saat disuap dengan acar mentimun yang asam segar. Rasa yang sederhana khas kampung ini yang justru bikin sedap.

Lain lagi dengan tahu kopyok telor yang juga berporsi royal. Dalam bahasa Jawa, kopyok diartikan sebagai kocok. Karenanya hidangan tahu ini dibuat dengan dikocok-kocok bersama telur. Sebelum dicampur dengan telur, tahunya dipotong-potong kotak kecil dan disajikan dengan acar lobak yang diserut halus.

Sayapun mendapat kejutan dari hidangan yang mirip telur dadar ini. Saat menyobeknya, ternyata tahu kopyok telor disajikan dengan kecap manis yang sengaja ditaruh di bawah tahu kopyok telor. Tekstur renyah dan gurihnya semakin terasa enak saat dicocol ke dalam kecap manis. Lidahpun mendapat sensasi asam segar saat menyuapnya dengan acar lobak.

Slruup.. akhirnya segelas es serut mangga yang asam segar dan sedikit manis jadi pembilas rasa gurih di lidah. Selain mangga yang diserut, es ini juga berisi mentimun dan nanas serut. Tak heran jika rasa minuman ini cenderung asam segar. Menu makan siang yang royal ini benar-benar bikin perut jadi kenyang!

Warung Makan Marisini
Supermall Karawaci LG 104 A
Telepon: 021-54200313

(odi/dyh)



Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Cari Tempat Makan