detikfood
Kamis, 25/04/2013 18:39 WIB

Rekomendasi Redaksi

Kriuk-kriuk Keripik Usus Paling Gurih Renyah

Fitria Rahmadianti - detikFood
Kriuk-kriuk Keripik Usus Paling Gurih Renyah Foto: Detikfood
Bentuknya keriting dan panjang. Kalau dikunyah, makanan berwarna kuning kecokelatan ini berbunyi kriuk-kriuk. Rasanya gurih asin dan terbuat dari jeroan ayam. Apalagi kalau bukan keripik usus!

Selain dibuat sate, usus ayam juga dimanfaatkan menjadi keripik. Setelah dibersihkan dan dipotong-potong, usus direndam di air kapur sirih agar garing. Air jeruk nipis juga ditambahkan untuk menghilangkan bau amis. Kemudian, usus ditiriskan dan dicampur dengan bumbu halus agar rasanya enak.

Setelah itu, usus digoreng sampai garing. Adapula yang melapisinya dengan campuran tepung sebelum digoreng agar teksturnya lebih renyah. Keripik ususpun siap dinikmati, baik sebagai camilan maupun sebagai pengganti kerupuk untuk pelengkap makan.

Keripik usus biasanya dijual di toko oleh-oleh di Pulau Jawa, seperti Semarang, Solo, Klaten, Yogyakarta, dan Malang. Ada jenis keripik usus ayam kampung dan ayam negeri. Namun, bagi Anda yang berdomisili di Jakarta, tak perlu repot-repot keluar kota. Ada beberapa pusat oleh-oleh di Jakarta yang menjual keripik usus, seperti RM Nusa Indah di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Di sini ada tiga merek keripik usus, yakni Dya, Endang Snack, dan Ven Ven. Dya dan Endang Snack berukuran 100 gram dengan harga Rp 18.500 dan Rp 27.500 secara berurutan. Ven Ven lebih mahal dan besar, yakni Rp 42.500 untuk kemasan 150 gram.

Keripik usus Dya warnanya tak merata. Ada yang broken white, ada yang cokelat, adapula yang gelap. Bentuknya cenderung ramping memanjang, namun ada juga yang lebar dan pendek. Teksturnya cukup renyah dan rasanya agak asin, namun tak ada informasi mengenai komposisi keripik usus ini di labelnya.

Selanjutnya, kami mencicipi keripik usus Endang Snack. Warnanya cokelat merata, ususnya dipotong pendek-pendek dan lebar. Di labelnya, tertulis bahwa keripik asal Klaten, Jawa Tengah ini dibuat dari usus ayam yang dicampur dengan garam dan bumbu penyedap.

Kerenyahan keripik ini terasa berbeda karena seperti mengandung angin, namun bukan melempem. Mungkin diberi soda kue agar renyah. Pasalnya ada aftertaste pahit setelah keripik ini lumat di mulut. Bisa saja rasa getir ini karena pemakaian soda kue berlebihan.

Terakhir, kami mencoba keripik usus merek Ven Ven. Pada labelnya tertulis bahwa keripik buatan Ny. Yoe Haw, Jakarta ini diolah dari usus ayam kampung, garam, dan minyak nabati.

Dari segi tampilan, punya Ven Ven tampak lebih bersih dengan potongan rapi. Panjangnya sedang dengan usus yang sebagian besar membuka. Saat dikunyah, keripik usus berwarna kuning merata ini terasa renyah tipis. Rasanyapun gurih, asinnya pas, tanpa aftertaste pahit.

Tampaknya sudah jelas keripik usus mana yang Detikfood paling suka. Dari tampilan, kerenyahan, rasa, dan bahan yang digunakan, Ven Ven lebih unggul dibanding kedua merek lain.

Dugaan kami, keripik ususnya yang membuka adalah tanda usus tersebut dibersihkan sampai ke dalam, sehingga warnanya cerah. Rasa gurih juga nampaknya berasal dari usus ayam kampung yang digunakan, bukan ayam negeri. Kriuk-kriuk!


RM Nusa Indah (Istana Bandeng Semarang)
Jl. KH. Achmad Dahlan No. 33, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
Telepon: 021-7398883

(odi/fit)


Baca Juga
Foto Lain

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Cari Tempat Makan