detikfood
Kamis, 28/03/2013 11:05 WIB

Rekomendasi Redaksi

Inilah Bandeng Duri Lunak yang Paling Gurih Miroso!

Odilia Winneke - detikFood
Inilah Bandeng Duri Lunak yang Paling Gurih Miroso! Foto: detikfood
Bandeng duri lunak atau populer disebut bandeng presto merupakan olahan ikan bandeng yang terkenal di Semarang. Rasanya yang gurih enak membuat bandeng ini disukai banyak orang. Di antara produsen bandeng presto yang terkenal, mana yang paling gurih enak?

Olahan bandeng ini sudah lama dikenal dengan nama pindang bandeng. Dijual di pasar tradisional Semarang dalam kuali tanah liat. Bandeng dibumbui kunyit, bawang putih, daun salam dan serai, disusun bertumpuk dengan selingan alas jerami kemudian dimasak dalam waktu yang lama.

Aslinya produk bandeng ini dari kota Juwana, Jawa Tengah. Dalam perkembangannya, pindang bandeng ini kemudain diolah memakai pressure cooker, panci bertekanan tinggi sehingga hasilnya lebih memuaskan. Duri-duri halus ikan bandeng menjadi empuk tetapi daging ikan tetap utuh. Karena merk panci yang ternama saat itu 'Presto', maka olahan ikan bandeng duri lunak ini disebut bandeng presto.

Membeli oleh-oleh bandeng presto di kawasan Jl. Pandanaran tentu tidak gampang. Karena hampir semua produsen bandeng presto ternama membuka toko berdampingan. Semuanya tentu mengklaim yang paling enak dan asli.

Ada tiga produsen bandneg duri lunak yang terkenal. Yang pertama Bandeng Presto, terletak di paling ujung. Inilah pelopor bandeng presto yang sudah memulai usaha sejak tahun 1977. Kemudian Bandeng Juana yang dibuat oleh bakery Dyriana. Yang belakangan cukup populer adalah Bandeng Bonafide yang tokonya bersebelahan dengan Bandeng Juana.

Umumnya bandeng presto dijual dengan kemasan plastik biasa atau kedap udara (vacuum) dan ditimbang. Per ekor rata-rata 200 gram – 400 gram. Harganya dijual per kilogram. Biasanya untuk membeli tinggal menyebutkan saja, untuk 1 kg isi 3 atau 4 bandeng.

Bandeng Presto memang tak buka cabang, ada 3 pilihan yang ditawarkan. Pindang bandeng kemasan biasa dan vacuum (kedap udara), pepes bandeng dan bandeng isi tanpa duri atau otak-otak bandeng. Bandeng kemasan biasa dibungkus plastik dengan tulisan merk merah kuning, kemudian dikemas dalam kotak karton putih yang dilengkapi nomor registrasi Departemen Kesehatan.

Bandeng seharga Rp. 60.000 per kilogram ini saat dibuka tercium aroma gurih ikan bandeng. Warnanya kuning pucat dengan tekstur cukup kenyal dan rasanya gurih sedang. Bandeng sedikit basah di bagian bawah dan jika digoreng kulit luarnya mudah mengelupas.

Sambal yang melengkapi bandeng ini diberikan langsung dalam kemasan bandeng. Warnanya merah segar, dengan rasa pedas segar cabai merah. Gilingan kasar cabai merahnya terlihat jelas, dan di mulut terasa sedikit jejak rasa manis.

Di Bandeng Juana, selain jenis yang sama dengan Bandeng Presto, juga tersedia bandeng asap dan bandeng dalam sangkar. Bandeng dalam sangkar memang jadi ciri khas toko bandeng ini. Ikan bandeng digoreng dengan adonan tepung beras yang keriting berongga sehingga mirip sangkar.

Bandeng presto seharga Rp. 71.500 (isi 5-6), Rp. 74.000 (isi 4) dan Rp. 76.500 (isi 3) per kilogram dikemas dalam kardus putih dengan tulisan biru yang dilengkapi dengan stiker penyimpanan, 2 hari di luar kulkas, 5 hari di dalam kulkas. Warna ikan bandengnya kuning tua, teksturnya kenyal, kokoh namun agak basah dan tidak terlampau gurih. Saat digoreng sedikit hancur. Sambalnya berwarna merah kecokelatan, agak kental dengan rasa manis yang lebih kuat, seperti sambal bandeng khas Juana.

Tampilan Bandeng Bonafide seharga Rp. 69.000 per kg yang mengusung tagline 'lambang ikan bandeng bermutu' ini agak berbeda. Kardusnya keras berwarna kuning dengan tulisan hijau dan dilengkapi dengan keterangan berat bandeng 200-400 gram dan nomor registrasi Departemen Kesehatan.

Selain itu juga ada keterangan komposisi bahan; ikan bandeng segar, abwang putih, kunyit, serai dan daun jeruk. Info penyimpanan juga disertakan. Kemasan biasa, 2 hari di luar pendingin, seminggu di dalam pendingin. Kemasan vacuum, seminggu di luar pendingin dan 1 bulan di dalam pendingin.

Warna ikan bandengnya kuning pucat merata, bersih, kering dan saat dipotong daging ikannya kokoh, kenyal dengan warna sedikit kemerahan dengan rasa gurih sedang. Saat digoreng ikan bandeng cepat kering dan tetap kokoh tidak terkelupas atau rusak kulitnya. Teksturnya kenyal dengan rasa gurih yang kuat.

Sambal yang melengkapi ikan ini warnanya kemerahan, kental dengan kemasan lebih besar dibandingkan kedua bandeng lainnya. Selain rasa pedas, sedikit manis, terjejak rasa asam yang lumayan kuat.

Meskipun sambal bandengnya kurang pedas nendangnya, Bandeng Bonafide merupakan bandeng presto yang paling gurih, kokoh teksturnya dan lengkap info produknya. Jika digoreng masih mulus garing teksturnya. Kalau ke Semarang, jangan lupa, mampir ke toko bandeng presto ini dan pilih sesuai selera Anda!

Bandeng Presto
Jl. Pandanaran 67-69
Semarang
Telepon: 024-8312223

Bandeng Juana
Jl. Pandanaran 57
Telepon: 024-8311488
Jl. Pandanaran 83
Telepon : 024-8314434

Bandeng Bonafide
Jl. Pandanaran 53
Telepon : 024-8313142

(odi/odi)


Baca Juga

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Cari Tempat Makan
Must Read close