detikfood
Selasa, 19/03/2013 14:35 WIB

Ulasan Khusus: Yogurt

Terbukti Yogurt Membuat Tubuh Lebih Cepat Ramping

Fitria Rahmadianti - detikFood
Vitamin
  • Premix; RM 5
  • Vitamin; RM 6
  • Vitamin and Mineral Premixes
Susu dan Makanan Bayi dan Balita
Mie Instan
thumbnail Foto: Thinkstock
Memiliki tubuh ramping dan bugar adalah idaman hampir semua orang. Untuk mencapainya, Anda perlu menerapkan gaya hidup sehat dan mengonsumsi yogurt. Pasalnya, sebuah penelitian membuktikan bahwa produk fermentasi susu ini membantu Anda cepat langsing.

Dalam International Journal of Obesity edisi April 2005, terbukti bahwa konsumsi yogurt dapat menyalakan mesin pembakar lemak dalam tubuh. Selain itu, menambahkan yogurt dalam konsumsi harian kita juga dapat mempercepat penurunan berat badan dan mengecilkan perut.

Peneliti membandingkan efek penambahan yogurt dalam pola makan rendah kalori terhadap penurunan berat badan. Sebanyak 34 orang dewasa sehat yang mengalami obesitas dibagi ke dalam dua kelompok untuk menjalani percobaan selama 12 minggu.

Kelompok pertama mengonsumsi tiga porsi yogurt rendah lemak yang masing-masing berukuran 170 gram. Yogurt tersebut memberikan sekitar 1.100 mg kalsium per hari. Sementara itu, kelompok lain mengonsumsi seporsi produk olahan susu yang mengandung 400-500 mg kalsium per hari.

Kedua grup tersebut menyantap makanan terkontrol untuk merangsang penurunan berat badan. Kalorinya 500 kkal lebih rendah dari normalnya. Makanya, berat badan seluruh peserta turun. Namun, terlihat bahwa penurunan berat badan dan lemak lebih banyak terjadi pada kelompok yang menyantap yogurt.

Jika kelompok yang mengonsumsi produk olahan susu rata-rata berkurang lima kg bobotnya, partisipan yang makan yogurt penurunannya mencapai lebih dari 6,3 kg. Lemak tubuh kelompok yogurt juga turun 61% lebih banyak, sementara lemak perutnya berkurang 81% lebih banyak.

Berdasarkan informasi dari situs WebMD (17/03/05), lemak perut merupakan jenis lemak yang paling berbahaya. Kelebihan lemak di area ini berkaitan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung, diabetes, stroke, dan beberapa jenis kanker.Next

(odi/fit)

Halaman 1 2

 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Must Read close