detikfood
Rabu, 06/03/2013 11:32 WIB

Daging Kuda Mulai Banyak Dicari di Prancis

Fitria Rahmadianti - detikFood
Ikan dan Produk Olahannya
  • YANGINI BASO IKAN
  • VINISI
  • Tepung Ebi
Susu, Keju dan Es Krim
Bumbu-bumbu (Saos, Kecap, dll)
thumbnail Foto: Thinkstock
Warga Inggris kini masih khawatir akan daging sapi yang mereka makan. Pasalnya, terungkap bahwa banyak sajian daging yang dicampur dengan daging kuda. Jika orang Inggris merasa jijik dengan daging hewan berkaki empat ini, tidak demikian dengan penduduk Prancis.

Di beberapa negara Eropa, daging kuda sudah lama jadi santapan manusia. Namun, tingkat konsumsinya sempat menurun selama beberapa dekade. Kini, di antara semua daging yang dimakan di Prancis, daging kuda hanya sebesar 0,4%.

Saat ini, 11.000 peternak di Prancis masih membiakkan kuda untuk dijual dagingnya. Masih ada 750 tukang jagal kuda yang beroperasi di negara tersebut. Sebanyak 17% dari populasipun mengaku masih menyantap daging kuda.

"Kami mengalami banyak serangan. Setiap tahun, lawan bisnis kami menyelenggarakan kampanye publisitas besar agar orang tak memakan daging kuda," ujar Yves Berger, ketua National Association of Meat-Producers Interbev, kepada BBC (04/03/13).

Namun, mereka yakin bahwa penurunan terburuk telah selesai. Selama dua tahun, konsumsi daging kuda telah stabil. "Kami perhatikan, efek kampanye tersebut mulai menghilang. Semakin banyak orang yang berpikiran terbuka tentang konsumsi daging kuda, sudah seperti seharusnya," lanjut Berger.

Stabilnya pasar ini mungkin memicu tren konsumsi daging kuda di antara para pecinta kuliner di Paris. Dorian Nieto, blogger, penulis buku, dan penggemar daging kuda, mengatakan bahwa sejumlah pemilik restoran sedang mencari daging kuda berkualitas top. Pasalnya, banyak chef mulai memasukkan daging kuda ke dalam menu di restoran mereka.

Salah satunya adalah di restoran Les Tontons, yang terletak berseberangan dengan tempat yang dulunya rumah jagal kuda. Di sini tersedia horse tartare, hidangan kuda mentah dengan telur dan bumbu. "Tentu saja paduan ini pas karena steak tartare aslinya menggunakan daging kuda," si pemilik restoran, Jean-Guillaume Dufour, berpendapat.Next

(odi/fit)

Halaman 1 2

 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).