detikfood
Kamis, 28/02/2013 12:52 WIB

Cegah PMS dengan Konsumsi Bayam dan Tempe

Fitria Rahmadianti - detikFood
Makanan Ringan, Bakery dan Bahan Roti
  • Nofrills
  • Air Mancur
  • Kuda
Kosmetik
Susu, Keju dan Es Krim
thumbnail Foto: Thinkstock
Meski tampak sepele, sindrom pramenstruasi (PMS) membuat wanita atau orang di sekelilingnya merasa tak nyaman. Mudah marah dan merasa kelelahan biasa dialami sekitar dua minggu sebelum haid. Ternyata, kondisi ini bisa dicegah dengan mengonsumsi sayuran yang tinggi zat besi.

Peneliti dari University of Massachusetts dan Harvard meneliti 3.000 wanita yang bebas dari gejala PMS di awal studi. Para peserta mengisi kuesioner frekuensi makanan selama 10 tahun. Di akhir penelitian, 1.057 wanita didiagnosis mengalami PMS, sementara 1.968 wanita bebas gejala PMS.

Dalam American Journal of Epidemiology, ditemukan bahwa wanita yang mengonsumsi zat besi non-heme (berasal dari sumber nabati) paling banyak, 40% lebih rendah risikonya mengalami PMS. Peneliti yakin bahwa zat besi terlibat dalam produksi serotonin, zat kimia yang membantu mengatur mood.

"Wanita yang berisiko PMS sebaiknya memastikan mereka memenuhi anjuran harian zat besi non-heme dan zinc," ujar Dr Elizabeth Bertone-Johnson, peneliti senior dalam studi ini, seperti diberitakan Daily Mail (27/02/13). Zat besi jenis ini dapat diperoleh dari mengonsumsi tahu, tempe, bayam, sereal, dan beragam jenis polong-polongan.

Dari penelitian tersebut, diketahui bahwa tingkat asupan zat besi pada wanita yang rendah risiko PMSnya adalah sekitar 20 mg per hari. Jumlah tersebut lebih tinggi dibanding anjuran zat besi harian bagi wanita usia menjelang menopause, yakni 18 mg per hari.

Bagaimanapun juga, Bertone-Johnson mengingatkan, asupan zat besi berlebihan bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Zat besi yang menumpuk di jaringan organ selama bertahun-tahun dapat menimbulkan hemochromatosis. Jika sudah serius, kondisi ini bisa menyebabkan diabetes, kanker hati, arthritis, dan gagal jantung.

"Wanita sebaiknya menghindari konsumsi zat besi melebihi kadar yang diperbolehkan, yakni 45 mg per hari, kecuali jika disarankan oleh dokter," kata Bertone-Johnson.

(odi/fit)


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).