detikfood

Rabu, 20/02/2013 16:36 WIB

Gara-gara Makan Siang Tak Sehat, Camilan Sore Cenderung Berkalori Tinggi

Deani Sekar Hapsari - detikFood
Bumbu-bumbu (Saos, Kecap, dll)
  • Unifood Kentucky Hot
  • Unifood Kentucky
  • Unifood Rempeyek
Restoran
Obat-obatan
thumbnail Foto: Thinkstock
Makan siang apa tadi? Menurut penelitian di Inggris jika Anda makan saiang kurang sehat maka akan ada kecenderungan ngemil makanan tinggi kalori. Hal inipun berkaitan dengan kenaikan berat badan para pekerja kantoran Inggris hampir 2,8 kg per tahun.

Survey dari The Village Bakery yang melibatkan 2000 wanita dan pria Inggris menunjukkan mereka tidak jujur terhadap kebiasaan makan yang tidak sehat. Dua puluh empat persen dari orang Inggris mengakui berbohong tentang berapa banyak camilan yang mereka konsumsi.

Sebagai tambahan, 33 pekerja kantoran mengakui dengan mengonsumsi camilan bisa mengatasi stres. Sedangkan 22 persen lainnya mengatakan mereka membutuhkan asupan gula untuk memberikan energi saat siang hari.

“Kami sadar para pekerja kantoran mempunyai sedikit waktu dan sangat sulit menemukan makan siang yang bernutrisi,” kata Simon Staddon dari The Village kepada Dailymail (20/02/2013).

Mereka juga sangat terkejut karena makan siang cepat ala pekerja kantoran dapat menaikkan berat badan. “Camilan siang hari yang populer seperti biskuit, cokelat, dan kue adalah makanan yang tinggi kalori, lemak jenuh, dan gula. Makanan ini akan mempengaruhi kadar gula dan menuntun pada kenaikan berat badan,” tambah Simon.

Hal ini dikatakan sangat berpengaruh pada bentuk tubuh dan berat badan, untuk wanita berat badan naik sampai 2,8 kg dan laki-laki 2,3 kg.

Satu dari dua puluh pekerja kantoran bahkan mengatakan mereka menyembunyikan jumlah konsumsi makanan supaya terlihat lebih sehat. Sayangnya, hal itu tidak menambah efek positif, seperlima wanita menghabiskan sore mereka menyesali konsumsi kalori, dua kali lipat dari laki-laki.

Sementara satu dari 10 perempuan menganggap ngemil saat siang menghasilkan efek domino. Mereka merasa sudah menggagalkan diet dengan ngemil dan tak ada gunanya makan makanan sehat pada malam harinya.

Laporan mengindikasi bahwa tidak menyantap makan siang yang mengenyangkan bisa menjadi salah satu alasan seseorang mengonsumsi camilan yang manis dan berlemak. Pekerja kantoran lebih cenderung lapar lebih cepat dan mengemil lebih banyak. Tiga puluh lima persen yang mengonsumsi camilan dibandingkan 14 persen dari kelompok pekerja non kantoran.

“Jika seseorang mengonsumsi makan siang yang lebih mengenyangkan mereka akan merasa lebih puas dalam waktu lama dan lebih cenderung tidak ngemil. Pilihan makan siang yang tepat tidak hanya mencegah kenaikan berat badan dan penyesalan, hal ini juga dapat membantu tmeningkat energi dan mencegah perut kembung,” kata Ahli nutrisi, Dr Sarah Brewer.
(odi/dyh)



Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Must Read close