Senin, 28/01/2013 18:59 WIB
Terbukti Diet Mediterania Tak Mampu Usir Dementia
Daging & Daging Olahan
- Baso YANGINI,
- Daging Segar; VILLA
- Daging Berbumbu BABARAFI
Flavor
Minuman dan Bahan Minuman
Foto: Thinkstock
Jakarta - Banyak penelitian menunjukkan manfaat diet Mediterania. Diet yang terinspirasi kebiasaan makan tradisional di Italia, Spanyol, dan Yunani ini disebut-sebut baik untuk mencegah dementia. Namun, hal ini dibantah oleh sebuah riset terbaru.
Aspek penting dari diet Mediterania adalah tingginya konsumsi minyak zaitun, legume, sereal utuh, buah, dan sayur. Pola makan ini juga melibatkan konsumsi keju, yogurt, ikan, dan wine dalam jumlah sedang, serta sedikit konsumsi daging.
Karena itulah, diet Mediterania dikatakan dapat mencegah penyakit jantung dan kanker. Konon, jenis diet ini dapat memperpanjang usia. Adapula beberapa studi yang menyebutkan bahwa diet Mediterania baik untuk otak dan mampu mencegah Alzheimer.
Sebagian peneliti yakin, karena pola makan ini rendah lemak jenuh, diet Mediterania dapat mencegah tersumbatnya pembuluh yang menyalurkan darah ke otak. Namun, ahli dari Sorbonne University mengatakan bahwa tak ada bukti bahwa diet Mediterania berhubungan dengan meningkatnya konsentrasi pada lansia maupun pencegahan dementia.
Peneliti menelusuri pola makan dari 3.000 orang paruh baya selama lebih dari satu dasawarsa. Mereka membagi para partisipan menjadi tiga kelompok, tergantung seberapa ketat diet 'Mediterania' mereka. Ketika peserta studi berusia 65 tahun ke atas, mereka menjalani enam tes konsentrasi dan memori.
Studi yang dimuat di American Journal of Clinical Nutrition ini tak menemukan perbedaan skor antara ketiga grup tersebut. "Menerapkan diet Mediterania pada usia paruh baya tak berkaitan dengan kinerja kognitif secara menyeluruh [kekuatan otak yang dinilai 13 tahun kemudian]," ujar kepala penelitian, Emmanuelle Kesse-Guyot, seperti dilansir Daily Mail (26/01/13).
Peneliti menambahkan bahwa studi terbaru dari ilmuwan lain juga gagal menemukan keterkaitan tersebut. Tahun lalu, Foundation for Public Health menemukan bahwa wanita berusia di atas 65 tahun yang menerapkan diet Mediterania tak mengerjakan uji memori dengan lebih baik.
(odi/fit)
Aspek penting dari diet Mediterania adalah tingginya konsumsi minyak zaitun, legume, sereal utuh, buah, dan sayur. Pola makan ini juga melibatkan konsumsi keju, yogurt, ikan, dan wine dalam jumlah sedang, serta sedikit konsumsi daging.
Karena itulah, diet Mediterania dikatakan dapat mencegah penyakit jantung dan kanker. Konon, jenis diet ini dapat memperpanjang usia. Adapula beberapa studi yang menyebutkan bahwa diet Mediterania baik untuk otak dan mampu mencegah Alzheimer.
Sebagian peneliti yakin, karena pola makan ini rendah lemak jenuh, diet Mediterania dapat mencegah tersumbatnya pembuluh yang menyalurkan darah ke otak. Namun, ahli dari Sorbonne University mengatakan bahwa tak ada bukti bahwa diet Mediterania berhubungan dengan meningkatnya konsentrasi pada lansia maupun pencegahan dementia.
Peneliti menelusuri pola makan dari 3.000 orang paruh baya selama lebih dari satu dasawarsa. Mereka membagi para partisipan menjadi tiga kelompok, tergantung seberapa ketat diet 'Mediterania' mereka. Ketika peserta studi berusia 65 tahun ke atas, mereka menjalani enam tes konsentrasi dan memori.
Studi yang dimuat di American Journal of Clinical Nutrition ini tak menemukan perbedaan skor antara ketiga grup tersebut. "Menerapkan diet Mediterania pada usia paruh baya tak berkaitan dengan kinerja kognitif secara menyeluruh [kekuatan otak yang dinilai 13 tahun kemudian]," ujar kepala penelitian, Emmanuelle Kesse-Guyot, seperti dilansir Daily Mail (26/01/13).
Peneliti menambahkan bahwa studi terbaru dari ilmuwan lain juga gagal menemukan keterkaitan tersebut. Tahun lalu, Foundation for Public Health menemukan bahwa wanita berusia di atas 65 tahun yang menerapkan diet Mediterania tak mengerjakan uji memori dengan lebih baik.
(odi/fit)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
-
Senin, 20/05/2013 18:37 WIB
Berkunjung ke Pabrik Roti Pane del Giorno (PDG)
-
Senin, 20/05/2013 18:30 WIB
Hmm.. Wangi Pizza Keluar dari DVD Ini!
-
Senin, 20/05/2013 18:03 WIB
Uni Eropa Larang Restoran Sajikan Minyak Zaitun Dalam Mangkuk
-
Senin, 20/05/2013 17:42 WIB
Kandungan Arsenik Pada Daging Ayam Bisa Bahayakan Kesehatan
-
Senin, 20/05/2013 17:17 WIB
Resep Nasi: Yakimeshi
-
Senin, 20/05/2013 10:43 WIB
Mau Bikin Ikan Bakar yang Gurih dan Enak? Ini Dia Tipsnya!
-
Senin, 20/05/2013 14:34 WIB
Atasi Perut Kembung dan Sulit Tidur dengan Makanan Enak Ini
-
Senin, 20/05/2013 18:03 WIB
Uni Eropa Larang Restoran Sajikan Minyak Zaitun Dalam Mangkuk
-
Senin, 20/05/2013 06:17 WIB
Kentang atau Ubi, Mana yang Lebih Sehat Untuk Sarapan?
-
Senin, 20/05/2013 17:42 WIB
Kandungan Arsenik Pada Daging Ayam Bisa Bahayakan Kesehatan
-
Senin, 20/05/2013 13:42 WIB
Demi Bisa Makan Bento Lezat, Pria Ini Rela Serahkan Diri ke Polisi
-
Senin, 20/05/2013 09:59 WIB
Gara-gara Tebar Bau Bacon Berlebihan Gerai Makanan Ini Ditutup
-
Senin, 20/05/2013 06:43 WIB
Onigiri Ayam dan Sayuran Untuk Bekal si Kecil
-
Senin, 20/05/2013 09:08 WIB
Perbanyak Konsumsi Daging Jika Berencana Hamil
-
Senin, 20/05/2013 05:41 WIB
Bubur Sumsum, si Lembut Legit Sumber Energi Pagi Hari
-
6 Komentar
-
3 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
1 Komentar
-
1 Komentar
Must Read
close
-
Senin, 20/05/2013 16:26 WIB
Makan Jagung Manis Untuk Kulit Sehat dan Kolesterol Terkendali
-
Senin, 20/05/2013 14:34 WIB
Atasi Perut Kembung dan Sulit Tidur dengan Makanan Enak Ini
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Bau badan tak sedap sering muncul? Jangan pernah salahkan parfum yang sudah Anda beli ataupun bahan baju yang Anda pakai. Ternyata, bau tak sedap ini bisa disebabkan oleh jenis makanan yang dikonsumsi.









