Jumat, 18/01/2013 08:18 WIB
Pahatan Mentega 453 kg Ini Jadi Sumber Tenaga Listrik
Daging & Daging Olahan
- Baso YANGINI,
- Daging Segar; VILLA
- Daging Berbumbu BABARAFI
Flavor
Kosmetik
Foto: NPR
Jakarta - Kompetisi memahat mentega sukses digelar di Pennsylvania, Amerika Serikat. Sebuah ukiran mentega seberat 453 kg meraih gelar kehormatan di acara tahunan Farm Show yang diadakan di Harrisburg ini.
Seusai acara digelar pada hari Sabtu (12/01/2013) lalu, pahatan mentega indah ini tidak akan dimasukan ke dalam kulkas dan dibiarkan begitu saja. Pahatan mentega ni dijadikan sebagai alternatif sumber daya listrik sebuah pertanian yang terletak di Mifflintown.
Mentega ini akan menghasilkan gas methane yang bisa mendukung pengaliran tenaga listrik di pertanian tersebut selama tiga hari. “Mentega ini akan menghidupi tanah pertanian kami. Mampu menghasilkan kekuatan yang cukup untuk menghidupkan 80 rumah, jadi kelebihan daya akan kami jual lagi ke jaringan listrik,” kata Brett Reinford kepada NPR (17/01/2013).
Cara kerjanya, pertama mentega akan dicampur dengan buah, sayuran, dan makanan terbuang yang sudah membusuk. Lalu, kumpulan makanan tersebut akan digiling dan dimasukkan kedalam sebuah mesin bernama the digester. Sebuah alat yang ditanam dalam parit berbentuk tabung besar untuk menghasilkan biogas.
Pekerjaan kasar the digester akan dilakukan oleh bakteri yang akan memakan makanan dan pupuk di dalam parit. Suhu mulai dipanaskan sampai 100 derajat celcius untuk menciptakan suhu yang cocok untuk mikroba. Saat bakteri menguraikan molekul, makanan dan pupuk tersebut melepaskan gas methane.
Gas lalu dialirkan dari parit ke generator yang akan mengalirkan listrik ke pertanian tesebut. Pahatan mentega ini adalah sebuah alternatif ramah lingkungan. Karena mentega mengandung lemak yang menghasilkan energi konsentrat sebagai tenaga penggerak dalam the digester.
(odi/odi)
Seusai acara digelar pada hari Sabtu (12/01/2013) lalu, pahatan mentega indah ini tidak akan dimasukan ke dalam kulkas dan dibiarkan begitu saja. Pahatan mentega ni dijadikan sebagai alternatif sumber daya listrik sebuah pertanian yang terletak di Mifflintown.
Mentega ini akan menghasilkan gas methane yang bisa mendukung pengaliran tenaga listrik di pertanian tersebut selama tiga hari. “Mentega ini akan menghidupi tanah pertanian kami. Mampu menghasilkan kekuatan yang cukup untuk menghidupkan 80 rumah, jadi kelebihan daya akan kami jual lagi ke jaringan listrik,” kata Brett Reinford kepada NPR (17/01/2013).
Cara kerjanya, pertama mentega akan dicampur dengan buah, sayuran, dan makanan terbuang yang sudah membusuk. Lalu, kumpulan makanan tersebut akan digiling dan dimasukkan kedalam sebuah mesin bernama the digester. Sebuah alat yang ditanam dalam parit berbentuk tabung besar untuk menghasilkan biogas.
Pekerjaan kasar the digester akan dilakukan oleh bakteri yang akan memakan makanan dan pupuk di dalam parit. Suhu mulai dipanaskan sampai 100 derajat celcius untuk menciptakan suhu yang cocok untuk mikroba. Saat bakteri menguraikan molekul, makanan dan pupuk tersebut melepaskan gas methane.
Gas lalu dialirkan dari parit ke generator yang akan mengalirkan listrik ke pertanian tesebut. Pahatan mentega ini adalah sebuah alternatif ramah lingkungan. Karena mentega mengandung lemak yang menghasilkan energi konsentrat sebagai tenaga penggerak dalam the digester.
(odi/odi)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
-
Jumat, 24/05/2013 10:26 WIB
Wah, Kue Hangat Ini Dikemas Dalam Kotak Berbentuk Oven!
-
Jumat, 24/05/2013 09:58 WIB
Demi Makan Gratis Orang Rela Bekerja di Restoran
-
Jumat, 24/05/2013 09:20 WIB
Makanan Berlabel Sehat Cenderung Dikonsumsi Dalam Porsi Lebih Banyak
-
Jumat, 24/05/2013 07:07 WIB
Apa Menu Sarapan Orang Filipina dan Vietnam?
-
Jumat, 24/05/2013 06:44 WIB
Sempat Dilarang, Akhirnya World Nutella Day Kembali Digelar
-
Jumat, 24/05/2013 07:07 WIB
Apa Menu Sarapan Orang Filipina dan Vietnam?
-
Jumat, 24/05/2013 06:44 WIB
Sempat Dilarang, Akhirnya World Nutella Day Kembali Digelar
-
Jumat, 24/05/2013 09:58 WIB
Demi Makan Gratis Orang Rela Bekerja di Restoran
-
Jumat, 24/05/2013 09:20 WIB
Makanan Berlabel Sehat Cenderung Dikonsumsi Dalam Porsi Lebih Banyak
-
Jumat, 24/05/2013 06:31 WIB
Secangkir Teh Susu Hangat, Untuk Pemicu Energi di Pagi Hari
-
Kamis, 23/05/2013 18:04 WIB
Hati-hati, Kemasan Plastik Sebabkan Tekanan Darah Tinggi pada Anak
-
Kamis, 23/05/2013 12:53 WIB
Suara Rusak karena Pecahan Kaca di Sandwich, Penyanyi Tuntut McDonald's
-
Kamis, 23/05/2013 13:59 WIB
Konsumsi Susu pada Wanita Pengaruhi IQ Anak yang Dilahirkan
-
Kamis, 23/05/2013 10:07 WIB
Lakukan 5 Langkah Ini Jika Mengalami Keracunan Makanan
-
Kamis, 23/05/2013 09:06 WIB
Apakah Anda Sering Makan Terlalu Cepat dan Ngemil Saat Sibuk?
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
3 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
1 Komentar
Must Read
close
-
Kamis, 23/05/2013 15:17 WIB
Ingin Punya Kuku Sehat? Konsumsi Strawberry dan Susu Kedelai
-
Kamis, 23/05/2013 12:14 WIB
Mau Makan Pasta Enak dan Sehat? Racik dengan Trik Ini!
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Selain ikan, udang juga cumi, jenis hasil laut lain yang populer adalah rumput laut. Jenis rumput laut yang sering digunakan antara lain; wakame, nori dan kombu. Masing-masing punya nutrisi tinggi dan membuat masakan punya cita rasa lebih lezat.









