Kamis, 17/01/2013 15:45 WIB
Ulasan Khas: Buah Segar
Kafi Kurnia: Buah Nusantara Sangat Eksotik
Minuman dan Bahan Minuman
- Bluestar
- Sapphire Springs
- Monair
Bumbu-bumbu (Saos, Kecap, dll)
Sayuran dan Olahannya
Foto: Thinkstock
Jakarta - Eksotis, sebuah kata yang menggambarkan sesuatu yang jarang ditemui. Jika kata ini dikaitkan dengan buah-buahan nusantara, bagi orang Indonesia mungkin tidak cocok. Karena buah seperti rambutan atau nanas menjadi sajian penutup biasa yang tidak terlalu istimewa.
Kurangnya apresiasi masyarakat terhadap buah-buahan nusantara asli Indonesia, membuat jumlah impor buah makin meningkat. Padahal Indonesia sangat kaya akan berbagai buah-buahan tropis yang unik dan eksotik.
Tetapi, tahukah Anda tidak banyak negara beruntung. Bisa menikmati beragam buah nanas atau pepaya setiap harinya. Menurut Kafi Kurnia selaku Ketua Asosiasi Eksportir Importir Buah dan Sayur Segar Indonesia (Assibisindo), jika dibandingkan beberapa negara lainnya, buah-buahan tropis sangat istimewa dan cenderung mewah.
“Buah nusantara itu buah tropis dan dianggap sangat eksotik, kita melihat buah impor yang eksotik. Waktu itu saya pergi ke sebuah restoran di Italia, makanan yang dianggap luar biasa itu adalah nanas dan rasanya luar biasa manis dan lezat”, tutur Kafi kepada detikfood via telepon (10/01/2013).
Tidak hanya itu, menurutnya selain eksotis keunggulan buah tropis di Indonesia karena punya beragam jenis. Jika jenis pisang dari luar negeri hanya satu yaitu jenis cavendish, pisang khas Indonesia sangat beragam mulai dari pisang ambon, pisang raja, sampai pisang susu.
‘Orang Indonesia mengonsumsi buah misalnya durian dari Thailand karena dalam perbandingan 10 buah, delapan diantaranya bisa dimakan. Sebaliknya dengan buah nusantara. Hal ini dikarenakan tidak ada yang benar-benar mengurus buah nusantara unggulan,’ tutur Kafi Kurnia yang membentuk konsorsium Nusa Fresh untuk mempromosikan buah lokal.
Salah satu langkah mempromosikan buah nusantara, Assibisindo mengantarkan berbagai buah nusantara unggulan daerah ke supermarket terdekat. “Kita membawa produk buah busantara yang tidak terlalu diapresiasi ke lingkungan supermarket supaya masyarakat bisa melihat ragam buah-buahan nusantara”, tambah Kafi.
(odi/dyh)
Kurangnya apresiasi masyarakat terhadap buah-buahan nusantara asli Indonesia, membuat jumlah impor buah makin meningkat. Padahal Indonesia sangat kaya akan berbagai buah-buahan tropis yang unik dan eksotik.
Tetapi, tahukah Anda tidak banyak negara beruntung. Bisa menikmati beragam buah nanas atau pepaya setiap harinya. Menurut Kafi Kurnia selaku Ketua Asosiasi Eksportir Importir Buah dan Sayur Segar Indonesia (Assibisindo), jika dibandingkan beberapa negara lainnya, buah-buahan tropis sangat istimewa dan cenderung mewah.
“Buah nusantara itu buah tropis dan dianggap sangat eksotik, kita melihat buah impor yang eksotik. Waktu itu saya pergi ke sebuah restoran di Italia, makanan yang dianggap luar biasa itu adalah nanas dan rasanya luar biasa manis dan lezat”, tutur Kafi kepada detikfood via telepon (10/01/2013).
Tidak hanya itu, menurutnya selain eksotis keunggulan buah tropis di Indonesia karena punya beragam jenis. Jika jenis pisang dari luar negeri hanya satu yaitu jenis cavendish, pisang khas Indonesia sangat beragam mulai dari pisang ambon, pisang raja, sampai pisang susu.
‘Orang Indonesia mengonsumsi buah misalnya durian dari Thailand karena dalam perbandingan 10 buah, delapan diantaranya bisa dimakan. Sebaliknya dengan buah nusantara. Hal ini dikarenakan tidak ada yang benar-benar mengurus buah nusantara unggulan,’ tutur Kafi Kurnia yang membentuk konsorsium Nusa Fresh untuk mempromosikan buah lokal.
Salah satu langkah mempromosikan buah nusantara, Assibisindo mengantarkan berbagai buah nusantara unggulan daerah ke supermarket terdekat. “Kita membawa produk buah busantara yang tidak terlalu diapresiasi ke lingkungan supermarket supaya masyarakat bisa melihat ragam buah-buahan nusantara”, tambah Kafi.
(odi/dyh)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Mau Makan Pasta Enak dan Sehat? Racik dengan Trik Ini!
-
Wakame, Nori dan Kombu, Sayuran Laut yang Bernutrisi Tinggi
-
Menu Halal Bawa Perubahan Besar Pada Industri Fast Food Australia
-
Agar Anak Lebih Sehat, Hindari Memberi Makanan Berpengawet
-
Lakukan 5 Langkah Ini Jika Mengalami Keracunan Makanan
-
Nyam-nyam, Manis Enak Permen Lidah Anak Kucing dan Spaghetti!
-
Apakah Anda Sering Makan Terlalu Cepat dan Ngemil Saat Sibuk?
-
Diet Mediterania Lebih Efektif Tingkatkan Fungsi Otak Manula
-
Mengubah Tampilan Menu Bisa Menarik Selera Anak Makan Sarapan
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
-
Kamis, 23/05/2013 12:53 WIB
Suara Rusak arena Pecahan Kaca di Sandwich, Penyanyi Tuntut McDonald's
-
Kamis, 23/05/2013 12:14 WIB
Mau Makan Pasta Enak dan Sehat? Racik dengan Trik Ini!
-
Kamis, 23/05/2013 11:47 WIB
Wakame, Nori dan Kombu, Sayuran Laut yang Bernutrisi Tinggi
-
Kamis, 23/05/2013 11:05 WIB
Menu Halal Bawa Perubahan Besar Pada Industri Fast Food Australia
-
Kamis, 23/05/2013 10:34 WIB
Agar Anak Lebih Sehat, Hindari Memberi Makanan Berpengawet
-
Kamis, 23/05/2013 11:05 WIB
Menu Halal Bawa Perubahan Besar Pada Industri Fast Food Australia
-
Kamis, 23/05/2013 10:07 WIB
Lakukan 5 Langkah Ini Jika Mengalami Keracunan Makanan
-
Kamis, 23/05/2013 12:14 WIB
Mau Makan Pasta Enak dan Sehat? Racik dengan Trik Ini!
-
Kamis, 23/05/2013 10:34 WIB
Agar Anak Lebih Sehat, Hindari Memberi Makanan Berpengawet
-
Kamis, 23/05/2013 11:47 WIB
Wakame, Nori dan Kombu, Sayuran Laut yang Bernutrisi Tinggi
-
Kamis, 23/05/2013 09:06 WIB
Apakah Anda Sering Makan Terlalu Cepat dan Ngemil Saat Sibuk?
-
Kamis, 23/05/2013 12:53 WIB
Suara Rusak arena Pecahan Kaca di Sandwich, Penyanyi Tuntut McDonald's
-
Kamis, 23/05/2013 09:40 WIB
Nyam-nyam, Manis Enak Permen Lidah Anak Kucing dan Spaghetti!
-
Kamis, 23/05/2013 07:44 WIB
Diet Mediterania Lebih Efektif Tingkatkan Fungsi Otak Manula
-
Kamis, 23/05/2013 07:33 WIB
Mengubah Tampilan Menu Bisa Menarik Selera Anak Makan Sarapan
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
3 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
1 Komentar
-
1 Komentar
Must Read
close
-
Kamis, 23/05/2013 10:07 WIB
Lakukan 5 Langkah Ini Jika Mengalami Keracunan Makanan
-
Kamis, 23/05/2013 09:40 WIB
Nyam-nyam, Manis Enak Permen Lidah Anak Kucing dan Spaghetti!
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Banyak orang tak mengindahkan ketentuan makan yang banyak dianjurkan. Seperti mengunyah yang benar, makan secukupnya, hingga hobi makan saat sedang stress. Padahal akibatnya bisa membuat tubuh melar. Andakah salah satunya?









