Senin, 14/01/2013 17:07 WIB
Menghangatkan Badan dengan Semangkuk Sup Gurame Kuah Susu
Lain-lain
- Tokusil FC-L
- Tokusil FC-H
- Tokusil FC
Mie Instan
Obat-obatan
Foto: Detikfood
Jakarta - Di tengah cuaca dingin, semangkuk sup gurame jadi santapan yang dahsyat. Berkuah susu murni yang gurih bernutrisi. Ikan gurame goreng tepung yang renyah gurih dan wangi berendam dalam kuah dengan wortel, sawi asin dan tofu yang lembut. Sluurp, santap malampun jadi makin lengkap enaknya!
Hampir dapat dipastikan makanan yang hangat berkuah apalagi yang bernutrisi dicari saat udara musin hujan mulai dingin menggigit. Karenanya saat memilih singgah di Kampoeng Nelayan, seafood jadi pilihan utama. Terbayang sudah enaknya seafood yang panas mengepul disuap hangat-hangat.
Resto yang berinterior kayu ini memajang hiasan aneka seafood dari kayu lengkap dengan jala-jala, juga tutup lampu berupa keranjang penangkap ikan. Area outdoorpun bisa dipilih jika cuaca sedang hangat. Tampaknya resto ini memang ditujukan untuk keluarga mengingat mejanya berkapasitas minimum 6 orang.
Hampir semua jenis seafood ada dalam daftar menu. Mulai dari jenis ikan, ikan kerapu, kuwe, baronang, kakap, ayam-ayam hingg ikan air tawar jenis nila dan gurame. Aneka jenis udang, uang galah, udang api dan udang jerbung yang bisa dimasak dengan bumbu khas Kampoeng Nelayan, saus padang, saus mentega atau asam manis.
Demikian juga dengan aneka kerang, kerang darah, hijau, tahu, dan bambu juga ada. Kepiting jantan dan bertelur serta cumi-cumi ikut melengkapi daftar menu. Karena udara dingin, seporsi sup gurame (Rp. 45.800) pun jadi ingin kami nikmati.
Wah, semangkuk putih sup gurame berkuah putih tersaji mengepul di meja. Potongan gurame goreng tampak berselingan dengan potongan tofu. Aroma gurih wangi langsung menguar. Sedap benar! Ternyata, saat diaduk, selain potongan besar ikan gurame goreng, ada potongan tofu dengan irisan sawi asin, wortel, tomat, jamur merang dan jamur champignon.
Kuah putih keruh sup ini karena memakai susu segar. Saat dihirup rasanya bukan hanya gurih tetapi ada semburat asam dari sawi asin, renyah segar dari wortel dan jamur. Yang istimewa justru gurame yang dibalut tepung tipis dan digoreng kering kemudian direndam dalam kuah. Saat digigit terasa renyah garing dengan iringan kuah susu yang hangat gurih. Hmm...pembuka ini sungguh hangat menyegarkan!
Untuk menikmati nasi hangat, seporsi udang jerbung berbumbu XO (Rp. 42.800) disajikan dalam piring sedang. Irisan cabai rawit merah dan genangan bumbu kecokelatan melengkapi udang yang digoreng kering. Bumbu XO yang biasanya diracik dari scallop, cabai kering dan aneka saus terasa gurih-gurih pedas. Serasi disuap dengan nasi hangat.
Selain kangkung dan tauge tumis, Kampoeng Nelayan juga punya sayuran tumis yang sedikit berbeda. Pucuk labu ditumis belachan dan bunga pepaya tumis tauco (Rp. 25.800). Yang terakhir inilah yang melengkapi santap malam kami. Bunga pepaya, dilengkapi tekokak dan irisan cabai merah dan cabai rawit hijau.
Butiran tauconya masih terlacak di lidah. Pedas gurih sekaligus renyah dengan aroma wangi tauco yang tajam. Tak terlacak rasa pahit berlebihan. Justru rasa renyah gurih dan pedasnya irisan cabai melengkapi suapan nasi yang tak terasa makin tandas.
Kalau mampir ke Kampoeng Nelayan memang paling asyik beramai-ramai mengingat banyaknya ragam seafood dan porsi yang lumayan besar dalam penyajian. Meskipun tak berada di tepian laut, koleksi menu yang lengkap jadi alternatif jika ingin bersantap seafood enak dengan suasana mall yang nyaman.
Kampoeng Nelayan
Summarecon Mal Serpong Unit 220
Serpong, Banten
Telepon: 021-29310680
(odi/flo)
Hampir dapat dipastikan makanan yang hangat berkuah apalagi yang bernutrisi dicari saat udara musin hujan mulai dingin menggigit. Karenanya saat memilih singgah di Kampoeng Nelayan, seafood jadi pilihan utama. Terbayang sudah enaknya seafood yang panas mengepul disuap hangat-hangat.
Resto yang berinterior kayu ini memajang hiasan aneka seafood dari kayu lengkap dengan jala-jala, juga tutup lampu berupa keranjang penangkap ikan. Area outdoorpun bisa dipilih jika cuaca sedang hangat. Tampaknya resto ini memang ditujukan untuk keluarga mengingat mejanya berkapasitas minimum 6 orang.
Hampir semua jenis seafood ada dalam daftar menu. Mulai dari jenis ikan, ikan kerapu, kuwe, baronang, kakap, ayam-ayam hingg ikan air tawar jenis nila dan gurame. Aneka jenis udang, uang galah, udang api dan udang jerbung yang bisa dimasak dengan bumbu khas Kampoeng Nelayan, saus padang, saus mentega atau asam manis.
Demikian juga dengan aneka kerang, kerang darah, hijau, tahu, dan bambu juga ada. Kepiting jantan dan bertelur serta cumi-cumi ikut melengkapi daftar menu. Karena udara dingin, seporsi sup gurame (Rp. 45.800) pun jadi ingin kami nikmati.
Wah, semangkuk putih sup gurame berkuah putih tersaji mengepul di meja. Potongan gurame goreng tampak berselingan dengan potongan tofu. Aroma gurih wangi langsung menguar. Sedap benar! Ternyata, saat diaduk, selain potongan besar ikan gurame goreng, ada potongan tofu dengan irisan sawi asin, wortel, tomat, jamur merang dan jamur champignon.
Kuah putih keruh sup ini karena memakai susu segar. Saat dihirup rasanya bukan hanya gurih tetapi ada semburat asam dari sawi asin, renyah segar dari wortel dan jamur. Yang istimewa justru gurame yang dibalut tepung tipis dan digoreng kering kemudian direndam dalam kuah. Saat digigit terasa renyah garing dengan iringan kuah susu yang hangat gurih. Hmm...pembuka ini sungguh hangat menyegarkan!
Untuk menikmati nasi hangat, seporsi udang jerbung berbumbu XO (Rp. 42.800) disajikan dalam piring sedang. Irisan cabai rawit merah dan genangan bumbu kecokelatan melengkapi udang yang digoreng kering. Bumbu XO yang biasanya diracik dari scallop, cabai kering dan aneka saus terasa gurih-gurih pedas. Serasi disuap dengan nasi hangat.
Selain kangkung dan tauge tumis, Kampoeng Nelayan juga punya sayuran tumis yang sedikit berbeda. Pucuk labu ditumis belachan dan bunga pepaya tumis tauco (Rp. 25.800). Yang terakhir inilah yang melengkapi santap malam kami. Bunga pepaya, dilengkapi tekokak dan irisan cabai merah dan cabai rawit hijau.
Butiran tauconya masih terlacak di lidah. Pedas gurih sekaligus renyah dengan aroma wangi tauco yang tajam. Tak terlacak rasa pahit berlebihan. Justru rasa renyah gurih dan pedasnya irisan cabai melengkapi suapan nasi yang tak terasa makin tandas.
Kalau mampir ke Kampoeng Nelayan memang paling asyik beramai-ramai mengingat banyaknya ragam seafood dan porsi yang lumayan besar dalam penyajian. Meskipun tak berada di tepian laut, koleksi menu yang lengkap jadi alternatif jika ingin bersantap seafood enak dengan suasana mall yang nyaman.
Kampoeng Nelayan
Summarecon Mal Serpong Unit 220
Serpong, Banten
Telepon: 021-29310680
(odi/flo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
-
Sabtu, 18/05/2013 15:23 WIB
Slruup! Matcha Beer, Bir dengan Wangi Teh Hijau
-
Sabtu, 18/05/2013 14:38 WIB
Libido Wanita Bisa Turun Gara-gara Kedelai dan Daun Mint
-
Sabtu, 18/05/2013 13:27 WIB
Jika Ingin Bekerja di Cold Stone Jepang Harus Bisa Menyanyi
-
Sabtu, 18/05/2013 12:46 WIB
Agar Mata Sehat Konsumsilah Jeruk dan Kacang Merah
-
Sabtu, 18/05/2013 12:09 WIB
Zuccotto, Cake Lembut Creamy Lezat Asal Italia
-
Sabtu, 18/05/2013 14:38 WIB
Libido Wanita Bisa Turun Gara-gara Kedelai dan Daun Mint
-
Sabtu, 18/05/2013 13:27 WIB
Jika Ingin Bekerja di Cold Stone Jepang Harus Bisa Menyanyi
-
Sabtu, 18/05/2013 12:46 WIB
Agar Mata Sehat Konsumsilah Jeruk dan Kacang Merah
-
Sabtu, 18/05/2013 15:23 WIB
Slruup! Matcha Beer, Bir dengan Wangi Teh Hijau
-
Sabtu, 18/05/2013 12:09 WIB
Zuccotto, Cake Lembut Creamy Lezat Asal Italia
-
Sabtu, 18/05/2013 11:20 WIB
Vending Machine Apel Potong Sajikan Camilan Sehat dan Praktis
-
Jumat, 17/05/2013 16:01 WIB
Berkelahi dengan Pengunjung Resto yang Tak Mau Bayar, Chef Ini Tewas
-
Jumat, 17/05/2013 18:31 WIB
Cokelat Asli Indonesia Disulap a la Molecular Gastronomy
-
Jumat, 17/05/2013 10:44 WIB
Agar Kadar Kolesterol dan Gula Darah Stabil, Konsumsi Jahe Secara Rutin
-
Jumat, 17/05/2013 11:49 WIB
Menebus Kangen Seporsi Kupat Tahu Magelang yang Gurih Mantap
-
6 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
Must Read
close
-
Jumat, 17/05/2013 15:19 WIB
Terlalu Banyak Konsumsi Bawang Putih dan Kol Bisa Picu Diare
-
Jumat, 17/05/2013 10:44 WIB
Agar Kadar Kolesterol dan Gula Darah Stabil, Konsumsi Jahe Secara Rutin
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Di Indonesia, alpukat sering dijadikan jus. Bisa juga dihancurkan, dicampur dengan gula pasir, lalu disantap begitu saja. Di beberapa negara, irisan alpukat menjadi bahan sandwich dan sushi. Ingin mencoba olahan lain, buat saja guacamole.









