Mencampur Krim Kental
Lisa,Lisa
Via Anonymous
Tanya:
Saya pernah mencoba membuat puding dengan kirm kental. Saya campur krim pada saat bahan puding sudah mendidih. Saat dimasukkan krim jadi menggumpal dan tidak bisa menyatu dengan adonan. Kedua kali saya coba setelah adonan hangat, namun hasil tetap sama krim menggumpal dan tidak mau menyatu dengan adonan. Bagaimana sebenarnya cara mencampur yang benar?
Jawab:
Krim atau fresh cream kental biasa dipakai untuk dessert termasuk puding untuk menambahkan rasa gurih dan tesktur yang lembut. Karena itu jika dicampur dengan susu dan bahan lainnya sebaiknya rebus bersama bahan lainnya hingga mendidih. Yang perlu diingat, sebaiknya perhatikan kemasan pada krim tersebut. Gunakan hanya krim yang alami dari susu sapi atau hewani. Karena jika dipakai yang bukan alami akan membuat krim jadi pecah atau tidak bisa beremulsi dengan baik. Hal ini karena untuk yang bukan alami dipakai campuran lemak non hewani dan bahan lainnya. Jika puding akan dilapis dengan krim sebaiknya kocok dulu krim hingga kental dan naik lalu campurkan dengan bahan pewarna, potongan buah atau perasa.
Komentar (0 Komentar)
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
-
Sabtu, 18/05/2013 14:38 WIB
Libido Wanita Bisa Turun Gara-gara Kedelai dan Daun Mint
-
Sabtu, 18/05/2013 12:46 WIB
Agar Mata Sehat Konsumsilah Jeruk dan Kacang Merah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks




Kandungan gas berlebih dalam perut bisa menyebabkan kembung. Rasa tidak nyaman ini bisa bertambah parah, bahkan hingga manimbulkan mual dan diare. Beberapa makanan menjadi pemicu penyebab kondisi ini.







