Selasa, 08/01/2013 17:52 WIB
Tren Diet 2013 Kembali ke Tahun 1960-an
Daging & Daging Olahan
- Baso YANGINI,
- Daging Segar; VILLA
- Daging Berbumbu BABARAFI
Susu, Keju dan Es Krim
Roti dan Kue
Foto: Thinkstock
Jakarta - Topik seputar solusi penurunan berat badan masih banyak diminati hingga kini. Karena itulah berbagai pola diet baru bermunculan setiap tahunnya. Namun, tak semuanya terbukti sukses membuat tubuh ramping. Bagaimana dengan diet a la tahun 1960-an?
Ada banyak sekali jenis diet, termasuk yang didukung oleh para selebriti ternama. Sebut saja diet rendah kalori, diet berdasarkan golongan darah, serta diet Atkins atau Paleo. Kalau Anda sudah mencoba berbagai jenis diet modern dan gagal, mungkin sudah saatnya Anda menerapkan diet a la tahun 1960-an.
Retro diet ini melibatkan makanan-makanan yang hanya sedikit diproses, mudah disantap, serta rendah kalori dan lemak. Sebut saja grapefruit, cottage cheese, rice cake, kentang panggang, dan popcorn yang sempat menjadi tren diet di tahun 1960-an dan 1970-an.
Hal ini menarik, karena pelaku retro diet bahkan belum tentu sudah lahir saat pola diet ini tren. "Mereka mencari hal yang otentik dan tak percaya lagi akan tipuan," kata Phil Lempert, ahli tren makanan, kepada situs Health (01/01/13).
Makanan yang kembali ke masa lampau diyakini dapat memberikan kenyamanan. Di saat yang tak pasti seperti ini, di mana banyak diet jenis baru bermunculan dan belum tentu ampuh, kita kembali ke masa kecil dan yakin bahwa diet di masa itu akan berhasil.
"Perasaan nostalgia sering membuat orang cenderung ke diet klasik," kata Susan Albers, psikolog sekaligus penulis buku 'Eating Mindfully'. Mereka menyantap makanan tertentu karena dulu ibu mereka berdiet dengan makanan tersebut.
Kebangkitan diet kuno ini merupakan bagian dari siklus alami tren makanan. Bagaimanapun juga, fakta menunjukkan bahwa retro diet populer karena memang ampuh. Makanya, selebriti seperti Jessica Simpson dan Jennifer Hudson yang pernah gemuk kini kembali langsing karena menerapkannya.
Cottage cheese rendah lemak, misalnya, kaya akan protein yang mengenyangkan. Grapefruitpun terbukti dapat mengurangi kadar insulin dan membantu penurunan berat badan. Rice cake yang rendah kalori juga bisa menjadi mengenyangkan. Bahkan, kentang panggang yang sering 'dimusuhi' oleh pelaku diet karena tinggi karbohidrat, bisa membantu Anda menjadi ramping.
Menurut Barbara Rolls, profesor ilmu gizi dan penulis 'The Ultimate Volumetrics Diet', ada dua kelompok makanan di retro diet yang efektif untuk penurunan berat badan.
Pertama, makanan yang kepadatan kalorinya rendah atau mengandung sedikit kalori per gram, seperti jeli, cottage cheese, dan kol. Kedua, makanan yang volumenya besar tetapi mengandung udara, seperti popcorn dan rice cake. Makanan ini membuat Anda merasa makan banyak, padahal tidak.
Sementara itu, makanan tinggi kalsium seperti yogurt dan cottage cheese, serta makanan kaya serat seperti buah dan sayur juga membantu mempercepat penurunan berat badan. Menurut penulis buku 'Thin Commandments Diet', Stephen Gullo, keduanya bisa memblokir penyerapan kalori lain atau dengan meningkatkan efisiensi metabolisme.
(odi/fit)
Ada banyak sekali jenis diet, termasuk yang didukung oleh para selebriti ternama. Sebut saja diet rendah kalori, diet berdasarkan golongan darah, serta diet Atkins atau Paleo. Kalau Anda sudah mencoba berbagai jenis diet modern dan gagal, mungkin sudah saatnya Anda menerapkan diet a la tahun 1960-an.
Retro diet ini melibatkan makanan-makanan yang hanya sedikit diproses, mudah disantap, serta rendah kalori dan lemak. Sebut saja grapefruit, cottage cheese, rice cake, kentang panggang, dan popcorn yang sempat menjadi tren diet di tahun 1960-an dan 1970-an.
Hal ini menarik, karena pelaku retro diet bahkan belum tentu sudah lahir saat pola diet ini tren. "Mereka mencari hal yang otentik dan tak percaya lagi akan tipuan," kata Phil Lempert, ahli tren makanan, kepada situs Health (01/01/13).
Makanan yang kembali ke masa lampau diyakini dapat memberikan kenyamanan. Di saat yang tak pasti seperti ini, di mana banyak diet jenis baru bermunculan dan belum tentu ampuh, kita kembali ke masa kecil dan yakin bahwa diet di masa itu akan berhasil.
"Perasaan nostalgia sering membuat orang cenderung ke diet klasik," kata Susan Albers, psikolog sekaligus penulis buku 'Eating Mindfully'. Mereka menyantap makanan tertentu karena dulu ibu mereka berdiet dengan makanan tersebut.
Kebangkitan diet kuno ini merupakan bagian dari siklus alami tren makanan. Bagaimanapun juga, fakta menunjukkan bahwa retro diet populer karena memang ampuh. Makanya, selebriti seperti Jessica Simpson dan Jennifer Hudson yang pernah gemuk kini kembali langsing karena menerapkannya.
Cottage cheese rendah lemak, misalnya, kaya akan protein yang mengenyangkan. Grapefruitpun terbukti dapat mengurangi kadar insulin dan membantu penurunan berat badan. Rice cake yang rendah kalori juga bisa menjadi mengenyangkan. Bahkan, kentang panggang yang sering 'dimusuhi' oleh pelaku diet karena tinggi karbohidrat, bisa membantu Anda menjadi ramping.
Menurut Barbara Rolls, profesor ilmu gizi dan penulis 'The Ultimate Volumetrics Diet', ada dua kelompok makanan di retro diet yang efektif untuk penurunan berat badan.
Pertama, makanan yang kepadatan kalorinya rendah atau mengandung sedikit kalori per gram, seperti jeli, cottage cheese, dan kol. Kedua, makanan yang volumenya besar tetapi mengandung udara, seperti popcorn dan rice cake. Makanan ini membuat Anda merasa makan banyak, padahal tidak.
Sementara itu, makanan tinggi kalsium seperti yogurt dan cottage cheese, serta makanan kaya serat seperti buah dan sayur juga membantu mempercepat penurunan berat badan. Menurut penulis buku 'Thin Commandments Diet', Stephen Gullo, keduanya bisa memblokir penyerapan kalori lain atau dengan meningkatkan efisiensi metabolisme.
(odi/fit)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Mau Berolahraga? Sebaiknya Konsumsi 7 Minuman Ini!
-
Cantiknya Gerai Starbucks Kobe dan Seoul yang Berdesain Unik
-
Berapa Sebenarnya Takaran Selai Kacang dan Mie Instan untuk Sekali Makan?
-
Yuk, Ajak Si Kecil Bikin Hot Dog dan Puding Cokelat yang Enak!
-
Gara-gara Panaskan Kue Eccles, Tiga Kebakaran Terjadi di Inggris
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
-
Sabtu, 25/05/2013 14:07 WIB
Mau Berolahraga? Sebaiknya Konsumsi 7 Minuman Ini!
-
Sabtu, 25/05/2013 13:10 WIB
Cantiknya Gerai Starbucks Kobe dan Seoul yang Berdesain Unik
-
Sabtu, 25/05/2013 12:32 WIB
Berapa Sebenarnya Takaran Selai Kacang dan Mie Instan untuk Sekali Makan?
-
Sabtu, 25/05/2013 11:36 WIB
Yuk, Ajak Si Kecil Bikin Hot Dog dan Puding Cokelat yang Enak!
-
Sabtu, 25/05/2013 11:10 WIB
Gara-gara Panaskan Kue Eccles, Tiga Kebakaran Terjadi di Inggris
-
Sabtu, 25/05/2013 14:07 WIB
Mau Berolahraga? Sebaiknya Konsumsi 7 Minuman Ini!
-
Sabtu, 25/05/2013 13:10 WIB
Cantiknya Gerai Starbucks Kobe dan Seoul yang Berdesain Unik
-
Sabtu, 25/05/2013 12:32 WIB
Berapa Sebenarnya Takaran Selai Kacang dan Mie Instan untuk Sekali Makan?
-
Sabtu, 25/05/2013 11:36 WIB
Yuk, Ajak Si Kecil Bikin Hot Dog dan Puding Cokelat yang Enak!
-
Sabtu, 25/05/2013 11:10 WIB
Gara-gara Panaskan Kue Eccles, Tiga Kebakaran Terjadi di Inggris
-
Jumat, 24/05/2013 19:27 WIB
Pahlawan Kasus Penculikan Dapat Burger Gratis Seumur Hidup
-
Jumat, 24/05/2013 18:56 WIB
Bayi yang Selalu Habiskan Susu Botol, Cenderung Obesitas Saat Dewasa
-
Jumat, 24/05/2013 07:07 WIB
Apa Menu Sarapan Orang Filipina dan Vietnam?
-
Jumat, 24/05/2013 06:44 WIB
Sempat Dilarang, Akhirnya World Nutella Day Kembali Digelar
-
Jumat, 24/05/2013 17:03 WIB
Ngemil Sop Duren Plus Batagor Kuah, Sedap dan Puas!
-
7 Komentar
-
5 Komentar
-
3 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
1 Komentar
-
1 Komentar
Must Read
close
-
Jumat, 24/05/2013 14:29 WIB
Perut Kembung? Sebaiknya Jangan Konsumsi Gorengan dan Brokoli
-
Jumat, 24/05/2013 13:50 WIB
Ini Dia Rahasia Bikin Hamburger yang Empuk dan Juicy !
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Penderita tekanan darah tinggi jumlahnya makin meningkat. Penyakit yang bisa memicu serangan stroke dan penyakit jantung ini tidak harus diatasi dengan obat-obatan. Beberapa jenis makanan yang rutin dikonsumsi juga bisa mengendalikan tekanan darah.









